• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun, Pangkas Anggaran “Akal-akalan” Cegah Korupsi

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 19 Maret 2026 - 23:13
in Nasional
woo

Presiden Prabowo Subianto (kiri) berdiskusi dengan beberapa jurnalis senior, ekonom, dan pengamat di kediaman pribadi Presiden RI, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/3/2026). Foto: ANTARA/HO-Badan Komunikasi Pemerintah RI.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah berhasil menghemat anggaran hingga Rp308 triliun melalui kebijakan efisiensi besar-besaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam diskusi bersama jurnalis dan ekonom di Hambalang, Bogor, Kamis (19/3/2026).

BacaJuga:

Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik

Komisi II Dukung 552 Pemda Terlibat Implementasi PP Tunas

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

“Kalau tidak dipotong, ini ke arah korupsi,” tegas Prabowo.

Presiden menjelaskan, penghematan dilakukan dengan memangkas berbagai pos belanja yang dinilai tidak produktif, seperti pembelian alat tulis kantor (ATK) berlebihan, rapat dan seminar di luar kantor, pengadaan barang rutin yang tidak efisien, dan kajian yang tidak menyentuh persoalan Utama.

Menurutnya, banyak pengeluaran yang selama ini tidak berdampak langsung pada kebutuhan rakyat.

Prabowo menilai efisiensi perlu dilakukan karena tingkat efisiensi anggaran Indonesia masih tertinggal dibanding negara lain.

Ia menyinggung indikator ICOR (Incremental Capital Output Ratio) yang menunjukkan efisiensi penggunaan anggaran. Indonesia: 6,5; Thailand & Malaysia: 4; dan Vietnam: 3,6. Semakin tinggi angka ICOR, semakin tidak efisien penggunaan anggaran.

Potensi Pemborosan Capai 30 Persen

Dengan nilai APBN mendekati Rp3.700 triliun, Presiden memperkirakan potensi inefisiensi mencapai sekitar 30 persen atau setara 75 miliar dolar AS.

“Artinya kita lebih tidak efisien dibanding negara tetangga,” ujarnya.

Prabowo menegaskan kebijakan efisiensi akan terus dilanjutkan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi krisis global.

Ia juga menyinggung langkah negara lain yang mulai menerapkan pengurangan hari kerja, dan skema kerja dari rumah (WFH).

Menurutnya, Indonesia juga berpotensi menerapkan sistem serupa, dengan estimasi hingga 75 persen pegawai dapat bekerja dari rumah.

Prabowo menegaskan tujuan utama kebijakan ini adalah menyelamatkan uang negara dari praktik yang berpotensi merugikan rakyat.

“Kita harus berani menghadapi kenyataan dan memperbaiki sistem,” ujarnya.

Kebijakan efisiensi ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat ketahanan fiskal sekaligus memastikan anggaran negara digunakan secara tepat sasaran. (dam)

Tags: anggarankorupsiPresiden Prabowo Subianto

Berita Terkait.

Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik
Nasional

Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:29
Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik
Nasional

Komisi II Dukung 552 Pemda Terlibat Implementasi PP Tunas

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:55
Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026
Nasional

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:47
Beli Obat Lebih Mudah melalui Super Apps BRImo, Hadirkan Layanan Pesanan Obat Antar ke Rumah
Nasional

Mengenal Desa BRILian Sumowono, Desa Sayur yang Tumbuh dan Berinovasi Bersama BRI

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:17
Perlindungan Remaja di Era Digital Jadi Sorotan, Begini Respons Pemerintah 
Nasional

Pembatasan Pusat UTBK Seleksi SNBT, Ketum SNPMB: Kami Ingin Cegak Praktik Perjokian 

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:05
Perlindungan Remaja di Era Digital Jadi Sorotan, Begini Respons Pemerintah 
Nasional

Wamenkop Dorong Koperasi TCI Sinergi dengan Kopdes Merah Putih di Tengah Kinerja yang Solid

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:33

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1240 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1066 shares
    Share 426 Tweet 267
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.