• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Anggota DPR Minta Transparansi Usut Kasus Penyiraman Air Keras

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 19 Maret 2026 - 06:49
in Politik
Oleh-Soleh

Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh. ANTARA/Handout/aa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh menekankan pentingnya pengusutan secara transparan dan akuntabel dalam kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus yang diduga melibatkan oknum TNI.

Menurut dia, keterbukaan proses hukum menjadi “kunci” untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan tidak ada pihak yang dilindungi dalam penanganan perkara tersebut.

BacaJuga:

Komisi XIII DPR Dorong Narapidana Tak Mampu Dapat BPJS PBI

Ketua DPD RI Serukan Penghentian Perang Antarnegara Muslim di Bulan Ramadan

DPR Desak Kementan Lakukan Mitigasi Hadapi Kemarau Ekstrem 2026

“Kami meminta TNI mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan akuntabel. Tidak boleh ada yang ditutup-tutupi. Siapa pun yang terlibat harus ditindak tegas tanpa pandang bulu,” kata Oleh Soleh dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap aktivis merupakan pelanggaran serius terhadap hukum dan prinsip demokrasi, sehingga penanganannya harus dilakukan secara profesional dan terbuka.

“Kami mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap saudara Andrie Yunus. Tindakan ini tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun, terlebih jika melibatkan oknum aparat negara,” ujarnya.

Oleh Soleh menilai transparansi dalam pengungkapan kasus tidak hanya penting untuk memberikan keadilan bagi korban, tetapi juga sebagai bentuk pertanggungjawaban institusi kepada publik.

Ia menambahkan, proses hukum yang jelas dan terbuka akan mencegah munculnya spekulasi serta menjaga kredibilitas TNI sebagai institusi negara.

Selain itu, ia mendorong agar seluruh pihak yang terlibat diproses sesuai hukum yang berlaku dan dijatuhi hukuman maksimal guna memberikan efek jera.

Menurut dia, kasus ini juga harus menjadi momentum evaluasi internal bagi TNI untuk memperkuat pengawasan terhadap anggotanya agar tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan.

Sebelumnya, Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) Mabes TNI Mayor Jenderal TNI Yusri Nuryanto menyatakan empat terduga pelaku berasal dari Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI, yakni Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES.

Komisi I berharap pengusutan yang transparan dan akuntabel dapat mempercepat penuntasan perkara serta memastikan keadilan bagi korban, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Indonesia. (ney)

Tags: air kerasAndrie YunusDPR RI

Berita Terkait.

Rieke
Politik

Komisi XIII DPR Dorong Narapidana Tak Mampu Dapat BPJS PBI

Kamis, 19 Maret 2026 - 04:07
SBN
Politik

Ketua DPD RI Serukan Penghentian Perang Antarnegara Muslim di Bulan Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:10
DPR Desak Kementan Lakukan Mitigasi Hadapi Kemarau Ekstrem 2026
Politik

DPR Desak Kementan Lakukan Mitigasi Hadapi Kemarau Ekstrem 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:02
pks
Politik

PKS Kecam Penyiraman Cairan Kimia terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:18
PDIP Suarakan Standar Minimum Kerja di RUU PPRT: Ada Hak Cuti dan THR
Politik

PDIP Suarakan Standar Minimum Kerja di RUU PPRT: Ada Hak Cuti dan THR

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:46
Diskusi-Publik
Politik

Akademisi: Penguatan Sektor Pertahanan Harus Dalam Kerangka Demokrasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:29

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2413 shares
    Share 965 Tweet 603
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    702 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.