INDOPOSCO.ID – Universitas Indonesia (UI) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bahas pembentukan program studi (Prodi) manajemen olahraga. Hal ini untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) di sektor olahraga nasional.
Dalam pertemuan antara Rektor UI, Heri Hermansyah dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, kedua pihak mendiskusikan pengembangan prodi manajemen olahraga secara menyeluruh. Mulai dari penyusunan kurikulum hingga penguatan infrastruktur dan ekosistem pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan industri olahraga.
“Kami membahas pembentukan Prodi manajemen olahraga mulai dari penyusunan kurikulum hingga infrastruktur,” kata Rektor UI, Heri Hermansyah dalam keterangan, Selasa (17/3/2026).
Heri mengatakan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem olahraga nasional, khususnya dari sisi akademik dan pengembangan SDM.
Menurutnya, olahraga tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bidang keilmuan dan profesi. Melalui kerja sama ini, UI berharap dapat membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi atlet nasional sekaligus memperkuat kajian manajemen olahraga di Indonesia.
Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, UI juga menyiapkan jalur prestasi bagi atlet peraih medali agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi. Skema ini diharapkan mampu mendukung keberlanjutan karier atlet setelah tidak lagi aktif bertanding.
Selain itu, kerja sama juga mencakup penguatan kapasitas SDM di bidang olahraga. Tenaga profesional dari Kemenpora direncanakan akan dilibatkan sebagai dosen tamu untuk memperkaya pembelajaran dengan pengalaman praktis.
Sementara itu, pegawai Kemenpora juga berkesempatan melanjutkan studi ke jenjang magister dan doktoral di UI. Di tempat yang sama, Menpora Erick Thohir menegaskan, pentingnya memberikan jaminan masa depan bagi atlet Indonesia, khususnya dalam hal pendidikan dan karier setelah pensiun dari dunia olahraga.
Ia menilai kolaborasi dengan UI menjadi langkah penting untuk mewujudkan hal tersebut. “Kerja sama ini diharapkan menjadi awal penguatan sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan sektor olahraga nasional untuk menciptakan ekosistem yang berkelanjutan, baik dari sisi prestasi maupun pengembangan karier atlet,” ujarnya. (nas)










