• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 16 Maret 2026 - 10:25
in Nusantara
Senjata

Ilustrasi senjata api. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Seorang oknum anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) berinisial Prajurit Kepala (Praka) MWN diamankan aparat setelah diduga menjual senjata api organik milik satuannya ke wilayah Papua Nugini (PNG). Kasus tersebut terungkap setelah yang bersangkutan terlibat kecelakaan lalu lintas maut di Distrik Heram, Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Praka MWN meninggalkan Pos Pamtas Skouw pada Sabtu (7/3/2026) dengan membawa satu pucuk senjata api jenis SS2-V4 bernomor BJ.CS 036571. Senjata tersebut diduga dibawa ke wilayah PNG untuk dijual kepada seorang pengusaha tambang emas.

BacaJuga:

Komisi I Dorong Pemenuhan Kebutuhan Pilot TNI AU, Optimalisasi Pertahanan Udara Nasional

Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Kalimantan Barat Perkuat Antisipasi Musim Kemarau 2026

Dirjen Bea Cukai Turun ke Daerah, Tekankan Integritas dan Target Penerimaan di Tengah Tekanan Global

Transaksi dilakukan melalui seorang perantara berinisial G dengan nilai 25 ribu Kina atau sekitar Rp90 juta. Setelah penjualan berlangsung, pelaku kembali ke wilayah Indonesia, namun tidak melaporkan diri ke pos satuannya.

Kepala Penerangan Koops TNI Papua, Kolonel Inf Wirya Arthadiguna, membenarkan adanya penyelidikan terhadap kasus tersebut. Ia menyebut proses pendalaman masih berlangsung.

“Jadi saat ini sedang dalam pendalaman. Terima kasih,” katanya dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).

Dalam pengembangan kasus, aparat juga mengamankan seorang warga Kampung Wutung berinisial R yang diduga sebagai pembeli awal senjata tersebut. Dari keterangan R, senjata itu kemudian dijual kembali kepada seseorang berinisial S alias Salfado di wilayah Aitape, PNG, dengan harga 35 ribu Kina atau sekitar Rp122,5 juta.

Kasus ini mencuat setelah Praka MWN terlibat kecelakaan lalu lintas beruntun pada Selasa (10/3/2026) sekira pukul 17.30 WIT di depan Koperasi Denzipur 10/KYD di Jalan Abepura–Sentani. Saat kejadian, pelaku diduga berada di bawah pengaruh minuman beralkohol.

Kendaraan yang dikemudikannya menabrak sejumlah kendaraan lain, termasuk sebuah mobil Honda Brio dan beberapa sepeda motor. Peristiwa itu menyebabkan satu orang meninggal dunia, yakni RRDR (46), seorang tenaga honorer. Selain itu, tiga orang lainnya mengalami luka-luka, di antaranya anggota Persit dan seorang PNS dari Dinas Pendidikan.

Usai kecelakaan, Praka MWN dibawa ke Rumah Sakit Dian Harapan. Di rumah sakit tersebut, Pasi Intel dan Perwira Pos Kout Skouw melakukan pemeriksaan terhadap pelaku terkait hilangnya senjata organik dari pos penjagaan. Dalam interogasi itu, pelaku mengakui telah menjual senjata tersebut ke wilayah PNG.

Saat ini Praka MWN telah diamankan untuk menjalani proses hukum militer atas dugaan desersi serta penjualan senjata api milik satuan. Selain itu, ia juga akan menghadapi proses hukum pidana terkait kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban jiwa. (nas)

Tags: Oknum TNIPapua NuginiSenjata Organik

Berita Terkait.

pilot
Nusantara

Komisi I Dorong Pemenuhan Kebutuhan Pilot TNI AU, Optimalisasi Pertahanan Udara Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 06:06
Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Kalimantan Barat Perkuat Antisipasi Musim Kemarau 2026
Nusantara

Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Kalimantan Barat Perkuat Antisipasi Musim Kemarau 2026

Kamis, 16 April 2026 - 16:32
Dirjen Bea Cukai Turun ke Daerah, Tekankan Integritas dan Target Penerimaan di Tengah Tekanan Global
Nusantara

Dirjen Bea Cukai Turun ke Daerah, Tekankan Integritas dan Target Penerimaan di Tengah Tekanan Global

Kamis, 16 April 2026 - 14:27
Nelayan
Nusantara

Menembus Batas Patroli, PHM Selamatkan 7 Nelayan di Tengah Selat Makassar

Kamis, 16 April 2026 - 11:50
BPBD
Nusantara

Waspada! Bibit Siklon 92S Picu Banjir di Barat Indonesia 3 Hari ke Depan

Kamis, 16 April 2026 - 09:08
ADK
Nusantara

Baleg DPR Sepakat Perpanjang Dana Otsus Aceh, Revisi UU Pemerintahan Aceh Dikebut

Kamis, 16 April 2026 - 06:20

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2523 shares
    Share 1009 Tweet 631
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.