INDOPOSCO.ID – Komitmen untuk memperkuat keandalan pasokan listrik di kawasan timur Indonesia terus ditunjukkan oleh PLN Nusantara Power (PLN NP). Melalui anak usahanya, PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC), perusahaan ini mencatat kemajuan penting dalam proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sofifi 2×3 MW Unit #2 yang berlokasi di Sofifi, Pulau Halmahera, Provinsi Maluku Utara. Proyek tersebut berhasil mencapai tahapan First Synchrone dengan jaringan listrik milik PT PLN (Persero) UP3 Sofifi pada Februari lalu.
Tahap First Synchrone tersebut tercapai setelah seluruh proses pengujian teknis terhadap peralatan pembangkit dilakukan secara menyeluruh. Seluruh tahapan juga telah memenuhi standar yang ditetapkan, termasuk memperoleh Rekomendasi Laik Sinkron (RLS) dari PLN Pusat Sertifikasi (Pusertif). Dalam perjalanan menuju tahap ini, tim proyek juga menghadapi sejumlah tantangan teknis di lapangan yang berhasil diatasi melalui koordinasi intensif dan kerja sama seluruh pihak yang terlibat.
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menyampaikan pencapaian ini merupakan bagian dari komitmen PLN Nusantara Power dalam mendukung keandalan listrik di wilayah timur Indonesia.
“Keberhasilan First Synchrone PLTU Sofifi Unit #2 menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem kelistrikan di Maluku Utara. PLN Nusantara Power melalui PLN NPC terus berkomitmen menghadirkan pembangkit yang andal untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses listrik yang lebih stabil serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Ruly dalam keterangannya, Minggu (15/3/2026).
Capaian ini sekaligus melanjutkan keberhasilan sebelumnya pada PLTU Sofifi Unit #1 yang telah resmi diserahterimakan kepada PLN Unit Induk Wilayah Maluku & Maluku Utara pada 14 November 2025. Penandatanganan Berita Acara Taking Over Certificate (TOC) untuk Unit #1 juga telah dilakukan bersama antara PLN UIP Maluku Papua dan PLN NPC pada 7 Januari 2026.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Construction, Djarot Hutabri, menyatakan keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim proyek.
“PLN Nusantara Power Construction berkomitmen untuk terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan nasional, khususnya di wilayah Maluku Utara, guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas layanan kelistrikan kepada masyarakat,” ujar Djarot.
Dalam pembangunan PLTU Sofifi 2×3 MW ini, PLN NPC mengerjakan berbagai tahapan pekerjaan utama, mulai dari erection civil work, mechanical, piping, instrument, hingga electrical work sampai pada tahap testing & commissioning.
“Proyek pembangkit yang dikelola oleh PLN UIP Maluku & Papua ini selanjutnya akan melanjutkan tahapan pengujian Reliability Run selama 14 hari, dilanjutkan dengan Performance Test, sebelum akhirnya mencapai COD (Commercial Operation Date),” terangnya.
Keberadaan PLTU Sofifi 2×3 MW memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan listrik di Kota Sofifi yang merupakan ibu kota Provinsi Maluku Utara serta wilayah di sekitarnya. Pembangkit ini turut memperkuat sistem kelistrikan di Pulau Halmahera sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pembangkit listrik tenaga diesel yang selama ini menjadi sumber utama pasokan listrik di daerah tersebut.
“Dengan hadirnya PLTU Sofifi, kondisi kelistrikan di Kota Sofifi yang sebelumnya kerap mengalami defisit kini berubah menjadi surplus, sehingga pasokan listrik bagi masyarakat dan aktivitas ekonomi dapat menjadi lebih andal dan stabil,” tambahnya. (her)












