INDOPOSCO.ID – Pertarungan penting akan tersaji di pekan ke-25 Super League 2025/26 saat Persija Jakarta menjamu Dewa United Banten FC, Minggu (15/3/2026) malam WIB di Jakarta International Stadium (JIS). Bagi Macan Kemayoran, laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan kesempatan emas untuk menjaga asa dalam perburuan gelar juara.
Saat ini persaingan di papan atas berlangsung ketat. Persib Bandung masih memimpin klasemen dengan 57 poin, diikuti Borneo FC Samarinda yang mengoleksi 53 poin. Persija sendiri berada tepat di belakang dengan 51 poin, membuat kemenangan menjadi target mutlak agar jarak dengan para pesaing tetap terjaga.
Menariknya, di waktu yang sama Persib akan menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda. Hasil laga tersebut berpotensi mengubah peta persaingan di klasemen. Namun, pelatih Persija Mauricio Souza memilih tidak terlalu memikirkan pertandingan lain.
“Terlepas dari apa yang akan terjadi pada pertandingan antara Borneo FC dan Persib Bandung, fokus kami tetap pada pertandingan kami sendiri. Karena jika kami tidak menjalankan tugas kami dengan baik, tiga ada gunanya berharap A atau B melakukan kesalahan,” ucap Souza dalam keterangan resmi klub, (15/3/2026).
“Itulah yang harus kami lakukan, bermain bagus, meraih tiga poin. Dan, apapun yang terjadi dalam pertandingan antara Persib dan Borneo FC, kami akan memperkecil jarak dengan mereka, atau dengan salah satunya dari kedua tim itu,” sambungnya.
Meski mengusung target kemenangan, Persija menghadapi situasi yang tidak sepenuhnya ideal. Sejumlah pemain dipastikan absen pada laga ini, di antaranya Alaaeddine Ajaraie, Mauro Zijlstra, Paulo Ricardo, serta Allano Lima.
Alaaeddine dan Mauro masih menjalani proses pemulihan cedera setelah pertandingan melawan Borneo FC sebelumnya. Kondisi keduanya masih diragukan meskipun telah berangsur pulih dari cedera hamstring. Sementara itu, Allano Lima harus menepi akibat akumulasi kartu kuning.
Kendati demikian, Souza tetap percaya bahwa skuad yang dimilikinya mampu tampil solid dan menutupi kekosongan yang ditinggalkan para pemain tersebut.
“Saya sangat percaya pada grup pemain yang kami miliki. Ini adalah momen bagi kami untuk menunjukkan kekuatan kami,” ungkap pelatih 51 tahun ini.
“Saat ini kami sangat senang dengan apa yang telah kami lakukan, apa yang telah kami rencanakan untuk pertandingan ini. Kami siap untuk memainkan pertandingan yang hebat,” tambahnya.
Di sisi lain, Dewa United datang dengan motivasi besar untuk bangkit setelah hasil kurang memuaskan pada pertandingan sebelumnya. Tim berjuluk Banten Warriors itu mencoba segera melupakan kekecewaan usai tersingkir dari kompetisi Asia.
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menegaskan bahwa timnya kini menatap duel melawan Persija dengan fokus penuh.
“Saat ini kami harus menghadapi kekecewaan setelah tersingkir dari kompetisi Asia pada laga pekan lalu. Namun, menghadapi Persija selalu menjadi pertandingan yang menarik untuk dimainkan, sehingga itulah yang kini menjadi fokus persiapan kami,” ujar Riekerink.
Ia juga menilai pertandingan ini menjadi ujian karakter bagi para pemainnya untuk membuktikan mentalitas setelah mengalami kekalahan.
“Sekarang para pemain harus menunjukkan seberapa kuat mereka bangkit dari kekalahan ini. Dan saya yakin kami mampu melakukannya, karena saya percaya kepada para pemain saya,” tutup pelatih asal Belanda tersebut.
Dengan kondisi kedua tim yang sama-sama memiliki motivasi besar, duel di JIS diprediksi berlangsung sengit. Persija ingin menjaga peluang dalam perebutan gelar, sementara Dewa United bertekad membuktikan diri mampu bangkit dari kekecewaan. (her)










