• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Larangan Mudik Motor Menguat, Pakar Minta Pemerintah Siapkan Alternatif

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 13 Maret 2026 - 18:31
in Nasional
Ilustrasi - Pemudik dengan sepeda motor melintas di kawasan Simpang Jonim menuju arah Jakarta di Karawang, Jawa Barat, Kamis (5/5/2022). Foto: ANTARA

Ilustrasi - Pemudik dengan sepeda motor melintas di kawasan Simpang Jonim menuju arah Jakarta di Karawang, Jawa Barat, Kamis (5/5/2022). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penggunaan sepeda motor untuk perjalanan mudik lintas provinsi kembali menjadi perdebatan. Survei terbaru dari Lembaga Survei KedaiKOPI yang dirilis pada Kamis (12/3/2026) menunjukkan mayoritas masyarakat justru mendukung pembatasan kendaraan roda dua untuk mudik jarak jauh.

Survei bertajuk “Survei Pola Rencana Mudik 2026” yang melibatkan 1.053 responden berusia 17–55 tahun ini dilakukan secara daring pada 26 Februari hingga 7 Maret 2026.

BacaJuga:

Pantau Progres Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Pastikan Semua Pihak Bergerak

Mendagri dan Menteri PKP Bahas Penanganan Rumah Warga Terdampak Gempa NTT

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal dari Kapal MV Ocean Porter

Head of Researcher KedaiKOPI Ashma Nur Afifah menjelaskan bahwa meskipun sepeda motor masih digunakan oleh sebagian pemudik, banyak responden menilai moda tersebut kurang aman untuk perjalanan jauh.

Sebanyak 65,8 persen responden menyatakan setuju jika sepeda motor dilarang digunakan untuk mudik antarprovinsi.

“Yang setuju akan larangan sepeda motor itu banyak datangnya dari pengguna non-sepeda motor, ada mobil, pesawat, dan sebagainya, terutama yang pengguna kapal laut, paling banyak 79,1 persen,” kata Ashma.

Meski demikian, pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansah menilai sepeda motor sebaiknya tidak sepenuhnya dilarang.

“Saya sendiri berkali-kali mengatakan, sepeda motor diperbolehkan saja karena kan sekarang ada pro-kontra itu dan yang melarang cukup banyak juga, tapi yang melarang tidak memberikan solusi,” kata Trubus.

Sementara itu, pengamat transportasi Djoko Setijowarno menilai keberhasilan mudik seharusnya diukur dari berkurangnya penggunaan sepeda motor.

“Sekarang tolak ukurnya (keberhasilan mudik), indikatornya, paling tidak kita buat seberapa besar penggunaan sepeda motor berkurang dan itu melihat kalau berkurang berarti apa? Orang di daerah tujuannya itu sudah ada angkutan umum,” ujar Djoko.

Djoko juga mengingatkan pemerintah terkait janji penyediaan transportasi publik yang lebih baik di daerah.

“Kalau kami melihat, mengingatkan Presiden Prabowo dan Gibran itu berjanji pada saat kampanye kemarin, janjinya adalah menyediakan angkutan umum, bahkan Presiden bilang kalau perlu gratis. Nah, ini nampaknya tidak ada satu pun kalimat transportasi umum, dan sampai sekarang Pak Prabowo nggak pernah ngomong transportasi umum itu, enggak pernah. Kita harus ingatkan, ini janji politik,” kata Djoko.

Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda menilai pembatasan penggunaan sepeda motor penting untuk menekan angka kecelakaan.

“Begitu kita mampu membatasi pola mudik menggunakan transportasi roda dua, sepeda motor, secara otomatis akan memastikan tingkat risiko kecelakaan bisa kita kurangi. Pertanyaannya ini kan memang belum bisa kita larang saat ini (penggunaan sepeda motor),” ujar Huda.

Menurut Huda, pemerintah perlu lebih fokus pada keselamatan perjalanan pemudik, terutama pengguna sepeda motor.

“Isu kemacetan itu sudah enggak ada sebenarnya, karena itu pemerintah fokus saja untuk concern terkait dengan jalur-jalur mudik yang akan dilintasi pengguna sepeda motor itu tertangani dengan baik, misal memperbanyak peristirahatan dan checkpoint bagi pengguna sepeda motor,” jelasnya.

Perdebatan mengenai sepeda motor dalam tradisi mudik ini menunjukkan bahwa persoalan perjalanan Lebaran kini bukan hanya soal kelancaran arus, tetapi juga keselamatan jutaan pemudik di jalan raya. (her)

Tags: Hendri SatrioHensaKeselamatan MudikLarangan Mudik MotormudikMudik Lebaran

Berita Terkait.

to
Nasional

Pantau Progres Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Pastikan Semua Pihak Bergerak

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:26
mendagri
Nasional

Mendagri dan Menteri PKP Bahas Penanganan Rumah Warga Terdampak Gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:55
bc4
Nasional

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal dari Kapal MV Ocean Porter

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:42
sodiq
Nasional

Penangkapan Rektor Unsoed Disebut Jadi Tamparan Keras Moralitas Pendidikan Tinggi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:14
rumput
Nasional

Tancap Gas di Pasar AS! Rumput Laut Indonesia Bebas Tarif 301

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:12
rini
Nasional

AI Masuk Birokrasi, Menteri PANRB Dorong SDM Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:11

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.