• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Banggar DPR Usulkan 4 Strategi Jaga Stabilitas APBN di Tengah Ketidakpastian Global

Dilianto - Editor Dilianto -
Kamis, 12 Maret 2026 - 16:16
in Ekonomi
Said-Abdullah

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah saat konpers di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/3/2026). Foto: Biro Pemberitaan DPR RI/Karisma/Andri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, mengusulkan empat langkah strategis kepada pemerintah untuk menjaga stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.

Menurut Said, gejolak ekonomi dunia mulai dari volatilitas pasar keuangan hingga konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah berpotensi memberikan dampak rambatan terhadap perekonomian nasional. Meski demikian, ia menilai kondisi fiskal Indonesia masih berada dalam kondisi yang relatif aman.

BacaJuga:

Pertamina Drilling Optimalkan Produksi Migas Lewat OTC Asia 2026

Rayakan 4×4 Day, Jeep Tampilkan Wrangler & Gladiator 2026 Warna “Reign”

Pertamina Drilling Unjuk Gigi di Asia, Teknologi ERRA Jadi Sorotan Dunia

“Kalau melihat asumsi makro dan postur APBN tahun ini, sebenarnya masih cukup terjaga. Kita tidak perlu gaduh dan tidak perlu menjadi bangsa yang kagetan,” ujar Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu menjelaskan, Banggar DPR RI mengusulkan empat langkah kebijakan untuk memperkuat ketahanan fiskal nasional. Pertama, yakni penajaman program prioritas. Di mana pemerintah diminta memfokuskan anggaran pada program yang benar-benar mendesak dan memiliki dampak langsung bagi masyarakat.

“Program prioritas tersebut diharapkan tetap berjalan agar pelayanan publik dan agenda pembangunan nasional tidak terganggu,” ujarnya.

Kedua, yaitu penundaan program yang belum mendesak. Banggar juga menyarankan agar program yang bersifat prioritas namun belum mendesak dapat ditunda sementara. Kebijakan ini dinilai dapat memberikan ruang fiskal tambahan bagi pemerintah untuk menghadapi tekanan ekonomi global.

Ketiga, adanya perbaikan kebijakan subsidi. Said menilai penyaluran subsidi masih menghadapi tingkat kesalahan yang cukup tinggi, baik dari sisi penerima yang tidak berhak maupun masyarakat yang seharusnya menerima tetapi belum terjangkau.

“Karena itu, pemerintah didorong melakukan penajaman kebijakan subsidi agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” tukasnya.

Keempat, perlu adanya penguatan bantuan produktif untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Selain itu, Banggar DPR juga mendorong pemerintah memperkuat bantuan sosial yang bersifat produktif bagi pelaku UMKM,” ucapnya.

Menurut Said, dukungan pembiayaan terutama bagi usaha mikro dapat memberikan dampak cepat terhadap pergerakan sektor riil.

Ia mengungkapkan bahwa dari sekitar 43,9 juta pelaku UMKM di Indonesia, sebagian besar merupakan usaha mikro yang membutuhkan tambahan modal usaha dalam skala kecil agar dapat terus berkembang.

“Kalau usaha mikro ini mendapatkan dukungan modal yang relatif kecil sekalipun, dampaknya bisa langsung terasa pada pergerakan sektor riil,” kata Said.

Ia menegaskan, empat langkah tersebut diharapkan dapat menjaga kesehatan fiskal nasional sekaligus memastikan APBN tetap berfungsi sebagai instrumen stabilisasi ekonomi di tengah dinamika global yang terus berkembang. (dil)

Tags: APBNBanggar DPR RIKonflik Globalsaid abdullah

Berita Terkait.

pertamina
Ekonomi

Pertamina Drilling Optimalkan Produksi Migas Lewat OTC Asia 2026

Minggu, 5 April 2026 - 20:02
rubicon
Ekonomi

Rayakan 4×4 Day, Jeep Tampilkan Wrangler & Gladiator 2026 Warna “Reign”

Minggu, 5 April 2026 - 18:47
Presentasi
Ekonomi

Pertamina Drilling Unjuk Gigi di Asia, Teknologi ERRA Jadi Sorotan Dunia

Minggu, 5 April 2026 - 09:10
andreas
Ekonomi

Respons Gejolak Geopolitik, Komisi XI: Revisi UU P2SK Kunci Perdalam Pasar Keuangan dan Jaga Stabilitas Ekonomi

Minggu, 5 April 2026 - 03:30
avtur
Ekonomi

Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

Minggu, 5 April 2026 - 01:11
bbg
Ekonomi

Dorong Kemandirian Energi, Komisaris Utama PGN Gunakan Dual Fuel BBM-BBG

Sabtu, 4 April 2026 - 22:02

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    702 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.