• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

AS Gunakan Pangkalan Militer Inggris untuk Operasi terhadap Iran, Warga Siprus Menolak

Dilianto Editor Dilianto
Minggu, 8 Maret 2026 - 13:03
in Internasional
rudal

Ilustrasi Penampakan peluncuran rudal ke udara. Foto: Dok Anadolu Ajansi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Amerika Serikat mulai menggunakan sejumlah pangkalan militer Inggris di sejumlah Kawasan Teluk untuk melaksanakan operasi pertahanan khusus yang berkaitan dengan meningkatnya ketegangan dengan Iran. Hal tersebut disampaikan oleh Kementerian Pertahanan Inggris dalam pernyataan resmi yang dikutip media Inggris.

Disebutkan bahwa langkah tersebut bertujuan untuk mencegah Iran meluncurkan serangan rudal yang dapat membahayakan wilayah dan warga negara Inggris.

BacaJuga:

Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap, Penyidik Telusuri Operasi Internasional

Israel Gempur Lebanon, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz

Wapres JD Vance Batal ke Swiss, Dialog Damai AS-Iran Tertunda

“Amerika Serikat telah mulai menggunakan pangkalan-pangkalan Inggris untuk operasi pertahanan khusus guna mencegah Iran menembakkan rudal ke wilayah tersebut, sehingga membahayakan nyawa warga Inggris,” demikian pernyataan kementerian Inggris tersebut, sebagaiamana dalam pernyataan yang dilaporkan oleh Sky News melalui ANTARA, Minggu (8/3/2026).

Sebelumnya, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan pemerintahannya akan mengizinkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan militer Inggris untuk “tujuan pertahanan yang spesifik dan terbatas” menyusul meningkatnya serangan rudal Iran di kawasan Teluk.

“Amerika Serikat telah meminta izin untuk menggunakan pangkalan Inggris untuk tujuan pertahanan yang spesifik dan terbatas tersebut. Kami telah memutuskan untuk menerima permintaan ini, untuk mencegah Iran menembakkan rudal di kawasan, membunuh warga sipil tak berdosa, membahayakan nyawa warga Inggris, dan menyerang negara-negara yang tidak terlibat,” kata Starmer dalam pernyataan pada Minggu (1/3/2026).

Starmer mengatakan terdapat “setidaknya 200.000” warga Inggris di kawasan terdampak, mulai dari penduduk tetap, keluarga yang sedang berlibur, hingga pelancong.

Ia mengimbau mereka untuk mendaftarkan keberadaan dan mengikuti saran perjalanan dari kementerian luar negeri, yang meminta warga Inggris di Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab untuk “segera berlindung di tempat”. Menurut Starmer, ancaman dari Iran juga membahayakan pasukan bersenjata Inggris.

Selain itu, Inggris juga mengerahkan jet tempur Typhoon dan F-35 dalam operasi udara yang berlangsung di beberapa negara Timur Tengah, termasuk Yordania, Qatar, dan Siprus. London juga dilaporkan mengirimkan helikopter Merlin ke kawasan tersebut untuk mendukung operasi militer.

Di sisi lain, ketegangan regional memicu aksi protes di Siprus. Ratusan warga berkumpul di pusat kota Nicosia untuk menentang keberadaan pangkalan militer Inggris di negara itu. Menurut laporan Cyprus Mail, para demonstran membawa spanduk bertuliskan “Siprus bukan landasan peluncuranmu” dan “Pangkalan Inggris keluar”.

Presiden Nikos Christodoulides sebelumnya menyatakan tidak menutup kemungkinan bahwa isu masa depan pangkalan militer Inggris di Siprus akan dibahas setelah konflik di Timur Tengah mereda.

Ketegangan meningkat sejak 28 Februari ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di ibu kota Teheran. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil.

Iran kemudian merespons dengan melancarkan serangan terhadap wilayah Israel dan fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Awalnya, Washington dan Tel Aviv menyebut operasi tersebut sebagai langkah pencegahan terhadap ancaman program nuklir Iran, namun kemudian menyatakan tujuan yang lebih luas terkait perubahan kekuasaan di negara tersebut.

Dalam perkembangan lain, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dilaporkan tewas pada hari pertama operasi militer. Pemerintah Iran pun menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam pembunuhan tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional yang sinis. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Rusia juga mengutuk operasi militer Amerika Serikat dan Israel serta menyerukan deeskalasi dan penghentian permusuhan segera di kawasan tersebut. (dil)

Tags: InggrisKonflik AS-IranSiprus

Berita Terkait.

Johnny-Eddizon-Isir
Internasional

Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap, Penyidik Telusuri Operasi Internasional

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:04
Prajurit
Internasional

Israel Gempur Lebanon, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:23
vance
Internasional

Wapres JD Vance Batal ke Swiss, Dialog Damai AS-Iran Tertunda

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:09
Prabowo
Internasional

Prabowo Batal Hadiri ASEAN-Russia Summit di Kazan, Istana Ungkap Alasannya

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:19
Shehbaz Sharif
Internasional

DPR RI Apresiasi Perdamaian AS-Iran, Ingatkan Israel Jangan Ganggu Kesepakatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:47
Video-Kekerasan
Internasional

Viral Dugaan Penganiayaan WNI di Malaysia, DPR Minta Proses Hukum Dikawal Ketat

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:43

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1131 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    845 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

    794 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
Piala Dunia 2026: Rashford Desak Inggris Tampil Dominan Kontra Ghana
Olahraga

Piala Dunia 2026: Rashford Desak Inggris Tampil Dominan Kontra Ghana

Editor Laurens Dami
Senin, 22 Juni 2026 - 23:00

INDOPOSCO.ID - Timnas Inggris akan menghadapi Timnas Ghana dalam laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Gillette pada...

SelengkapnyaDetails
fifa

Jadwal Piala Dunia: Argentina, Prancis, Norwegia Main, Buru 32 Besar Lebih Cepat

Senin, 22 Juni 2026 - 17:27
Salah

Hasil Piala Dunia: Comeback, Mesir Bekuk Selandia Baru dan Rebut Puncak Klasemen

Senin, 22 Juni 2026 - 12:03
Trossard

Hasil Piala Dunia 2026: Ditahan Imbang Iran, Lini Serang Belgia Kurang Efektif

Senin, 22 Juni 2026 - 10:41
Yamal

Libas Arab Saudi 4-0, Yamal Sebut Spanyol Sudah Temukan Ritme Permainan

Senin, 22 Juni 2026 - 08:39
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.