INDOPOSCO.ID – Suasana Ramadan dimanfaatkan jajaran Komisaris dan Direksi PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) untuk mempererat komunikasi dengan tim operasional di lapangan. Melalui agenda Safari Ramadan, manajemen menyambangi Project Kawasan Timur Indonesia (KTI) di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, pada Selasa (3/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita menyampaikan apresiasi atas performa tim KTI yang dinilai berhasil menunjukkan berbagai peningkatan kinerja dalam beberapa waktu terakhir.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kerja keras seluruh tim. Berbagai perbaikan yang dilakukan telah memberikan hasil positif bagi perusahaan,” katanya.
Avep menegaskan peningkatan kinerja operasional tidak boleh mengesampingkan aspek keselamatan kerja yang menjadi fondasi utama dalam setiap aktivitas perusahaan.
Dia mengingatkan seluruh kru agar selalu menjaga kewaspadaan selama bekerja dan memastikan setiap pekerjaan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan.
“Stop Work Authority harus dilaksanakan oleh seluruh pekerja, apapun posisinya, tanpa ragu apabila menemukan kondisi tidak aman. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” ujar Avep.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penerapan Job Safety Analysis (JSA) sebagai langkah preventif yang harus dilakukan sebelum pekerjaan dimulai agar setiap proses berjalan aman dan terencana.
Avep turut mendorong seluruh kru untuk aktif mengikuti tailgate meeting dengan komunikasi dua arah, sekaligus menjadikannya bagian dari budaya kerja sehari-hari di lapangan.
“Target kita di 2026 adalah zero accident. Ini bukan sekadar slogan, tetapi komitmen yang harus diwujudkan bersama,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Komisaris Utama Pertamina Drilling, Gema Iriandus Pahalawan memberikan apresiasi terhadap berbagai capaian positif yang berhasil diraih perusahaan sepanjang tahun 2025.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi pijakan untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik lagi pada tahun 2026, termasuk dalam penguatan implementasi aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).
“Capaian 2025 patut diapresiasi. Namun kita tidak boleh berpuas diri. Tahun 2026 harus lebih baik lagi, dengan kinerja yang semakin kuat dan tetap mengutamakan keselamatan,” ungkap Gema.
Rangkaian Safari Ramadan juga diisi dengan kegiatan Management Walkthrough (MWT) ke Rig PDSI#22.2/OW700-M guna melihat langsung penerapan standar operasional dan keselamatan di lapangan.
Kunjungan ini menjadi wujud komitmen manajemen Pertamina Drilling untuk terus memperkuat sinergi, komunikasi, serta budaya keselamatan di seluruh wilayah operasi, khususnya di Kawasan Timur Indonesia yang menjadi salah satu pusat aktivitas pengeboran perusahaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komisaris Utama Pertamina Drilling Gema Iriandus Pahalawan dan Komisaris Adhi Brahmantya. Dari jajaran direksi hadir Direktur Utama Avep Disasmita, Direktur Keuangan Theo Satria, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Jufrihadi, serta jajaran manajemen lainnya. (her)




















