• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Board of Peace Diserang Kritik, Didi Irawadi: Posisi Moral RI Dipertaruhkan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 6 Maret 2026 - 20:34
in Nasional
bop

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Davos, Swiss Kamis (22/1/2026), usai menandatangani Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) Charter yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Foto: Sekretariat Presiden RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace memicu kritik keras dari politikus Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin, yang menilai langkah tersebut mempertaruhkan komitmen moral serta independensi politik luar negeri ‘Bebas Aktif’ di tengah dominasi aktor konflik global.

“Jika sebuah forum yang disebut ‘perdamaian’ justru dipenuhi aktor-aktor konflik global, maka publik berhak bertanya: di mana posisi moral Indonesia?,” kritik Didi Irawadi dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (6/3/2026).

BacaJuga:

Pertamina Bawa Energi Surya ke Laut, Emisi Kapal Turun 79 Ton per Tahun

Menteri PANRB Dorong ASN BerAKHLAK dan Adaptif Hadapi Tantangan Birokrasi Masa Depan

Notarace 2026, INI Padukan Olahraga dan Penguatan Wawasan Profesi Notaris

Ia menyarankan, agar pemerintah melakukan evaluasi mendalam dan tidak ragu untuk menarik kembali dukungan terhadap Board of Peace atau Dewan Perdamaian demi memperbaiki arah kebijakan luar negeri.

“Keputusan keliru harus berani dikoreksi. Tarik keputusan ini dan segera keluar,” ujar Didi Irawadi.

Pemerintah Indonesia diingatkan tetap berpegang pada prinsip perdamaian dan tidak terjebak dalam kepentingan geopolitik global yang menjauh dari jati diri diplomasi nasional.

“Indonesia tidak boleh terseret permainan geopolitik yang menjauh dari semangat perdamaian yang selama ini menjadi prinsip politik luar negeri kita,” pesan Didi Irawadi.

Pemerintah seharusnya lebih fokus membenahi berbagai persoalan dalam negeri yang mendesak, seperti isu kesejahteraan rakyat, pengangguran, dan karut-marut program strategis nasional, ketimbang terjebak dalam diplomasi Board of Peace.

“Negeri ini tidak kekurangan masalah yang membutuhkan perhatian serius,” tegas Didi Irawadi.

“Karena itu, daripada terjebak dalam panggung geopolitik yang membingungkan, jauh lebih bijak jika energi kepemimpinan diarahkan untuk membenahi rumah sendiri,” tambahnya.

Dewan Perdamaian adalah organisasi internasional yang dibentuk dan dipimpin oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Organisasi itu diresmikan pada sela-sela World Economic Forum di Davos, Swiss pada 22 Januari 2026. Alih-alih menyelesaikan gejolak dunia, Trump malah memimpin serangan ke Teheran pada 28 Februari 2026. (dan)

Tags: Board of PeaceBoPDidi IrawadiMoral RI

Berita Terkait.

pertamina
Nasional

Pertamina Bawa Energi Surya ke Laut, Emisi Kapal Turun 79 Ton per Tahun

Senin, 15 Juni 2026 - 04:44
rini
Nasional

Menteri PANRB Dorong ASN BerAKHLAK dan Adaptif Hadapi Tantangan Birokrasi Masa Depan

Senin, 15 Juni 2026 - 02:02
irfan
Nasional

Notarace 2026, INI Padukan Olahraga dan Penguatan Wawasan Profesi Notaris

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:23
komdigi
Nasional

Internet Bak Pisau Bermata Dua, Menkomdigi Ajak Komunitas Muda Bangun Ruang Digital Positif

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:02
Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket
Nasional

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:05
Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Nasional

Menangkap Pergeseran Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:06

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    5567 shares
    Share 2227 Tweet 1392
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1578 shares
    Share 631 Tweet 395
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1002 shares
    Share 401 Tweet 251
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    886 shares
    Share 354 Tweet 222
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.