INDOPOSCO.ID – Panglima Angkatan Bersenjata Iran secara resmi membantah klaim bahwa pihaknya telah meluncurkan rudal ke arah Turki. Pernyataan itu dikeluarkan menyusul laporan otoritas Turki yang menyebut sistem pertahanan NATO berhasil menjatuhkan rudal asal Iran saat memasuki wilayah udara mereka.
“Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran menghormati kedaulatan negara tetangga dan sahabat, Turki, dan membantah telah meluncurkan rudal ke wilayah negara tersebut,” kata pernyataan militer Iran disiarkan kantor berita Mehr Iran seperti dilansir dari Al Jazeera, Kamis (5/3/2026).
Berdasarkan laporan Kementerian Pertahanan Turki, rudal tersebut mendekati wilayah udara Turki setelah melintasi Irak dan Suriah. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan usai rudal tersebut ditembak jatuh.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan, bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan sekutu NATO untuk mengambil langkah pencegahan serta memberikan peringatan guna menghindari terulangnya insiden serupa.
Kementerian Pertahanan Turki mengatakan, sistem pertahanan udara dan rudal NATO yang ditempatkan di Mediterania timur bertindak cepat untuk melumpuhkan ancaman tersebut.
“Sebuah rudal balistik yang diluncurkan dari Iran, yang terdeteksi melintas di wilayah udara Irak dan Suriah dan mengarah ke wilayah udara Turkiye, telah dihadapi secara tepat waktu oleh aset pertahanan udara dan rudal NATO yang ditempatkan di Mediterania timur dan berhasil dinonaktifkan,” jelas keterangannya yang disampaikan pada, Rabu (4/3/2026).
Insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah setelah Amerika Serikat dan Israel menggempur Teheran sejak Sabtu (28/2/2026). Sebagai balasan, Iran meluncurkan rudal ke wilayah Tel Aviv serta pangkalan militer AS di negara-negara Teluk. (dan)



















