INDOPOSCO.ID – Hubungan diplomatik antara Spanyol dan Amerika Serikat kian memanas, setelah Wakil Perdana Menteri Maria Jesus Montero secara tegas menolak izin penggunaan pangkalan militer di wilayahnya untuk operasi militer terhadap Iran.
“Kami tentu tidak akan menjadi vasal (pengikut) siapa pun. Kami tidak akan mentolerir ancaman apa pun, dan kami akan mempertahankan nilai-nilai kami,” kata Maria Jesus Montero kepada wartawan seperti dilansir dari Al Jazeera, Rabu (4/3/2026).
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan, bahwa Washington akan memutuskan hubungan dagang dengan Spanyol karena negara tersebut menolak memberikan izin penggunaan pangkalan militernya untuk serangan AS terhadap Iran.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez sebelumnya memperingatkan, bahwa konflik di Timur Tengah berisiko memicu bencana global besar.
“Kami tidak akan menjadi bagian dari sesuatu yang buruk bagi dunia atau bertentangan dengan nilai-nilai dan kepentingan kami hanya, untuk menghindari balasan dari seseorang,” ujar Sanchez terpisah dalam pidato yang disiarkan televisi Spanyol.
Sanchez menegaskan, pemerintah seharusnya berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, bukan memperburuk keadaan melalui perang.
“Kami menentang bencana ini. Pemerintah seharusnya hadir untuk memperbaiki kehidupan masyarakat, bukan membuatnya lebih buruk,” jelas Sanchez terpisah dilansir dari Anadolu Ajansi.
Ia juga menilai tidak dapat diterima jika ada pihak yang memanfaatkan situasi perang, untuk menutupi kegagalan mereka sekaligus menguntungkan segelintir pihak tertentu.
Sanchez mendesak semua pihak yang terlibat agar segera menghentikan kekerasan dan mencari penyelesaian damai. Hal itu merespons eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang memuncak pada Sabtu (28/2/2026). (dan)



















