INDOPOSCO.ID – Perjalanan empat setengah dekade bukanlah rentang waktu yang singkat bagi sebuah perusahaan energi nasional. Di usia ke-45, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memilih merayakan momentum ini bukan sekadar dengan seremoni, melainkan dengan penegasan arah baru yang lebih progresif dan berkelanjutan.
Mengusung tema “Nawa Urga, Nawa Yatra: Transformasi Energi, Sinergi Negeri,” peringatan tahun ini menjadi simbol babak baru perjalanan perusahaan. Tema tersebut mencerminkan tekad untuk terus bergerak maju, menyesuaikan diri dengan dinamika industri energi sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Selama 45 tahun, PTBA telah menempatkan diri sebagai salah satu fondasi penting dalam menjaga pasokan energi nasional. Perusahaan tidak hanya tumbuh dari sisi bisnis, tetapi juga memperluas kontribusi sosialnya di berbagai wilayah operasional.
Kesadaran akan pentingnya keberlanjutan menjadi pijakan utama. Bagi PTBA, pertumbuhan usaha harus berjalan selaras dengan tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan, terutama di kawasan ring 1 seperti Tanjung Enim dan sekitarnya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang terus diperluas dampaknya. Perusahaan mengarahkan berbagai inisiatif agar benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat sekitar.
Di sektor lingkungan, PTBA konsisten melakukan penghijauan dengan menanam pohon di area reklamasi pascatambang, fasilitas umum, hingga permukiman warga. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi menuju praktik pertambangan yang semakin bertanggung jawab dan ramah lingkungan.
Tak hanya itu, kepedulian sosial juga ditunjukkan melalui kegiatan donor darah yang melibatkan karyawan, mitra kerja, dan masyarakat. Aksi ini menjadi gambaran konkret solidaritas perusahaan dalam mendukung layanan kesehatan di wilayah operasional.
Di bidang pemberdayaan ekonomi, PTBA menghadirkan Program Binaan EcoGrow Mom. Inisiatif ini mendorong para ibu rumah tangga mengembangkan usaha berbasis lingkungan dan ekonomi kreatif melalui pelatihan, pendampingan, serta dukungan pemasaran yang berkelanjutan.
Program tersebut tidak sekadar membuka peluang usaha, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Dengan pendekatan kolaboratif, perusahaan berupaya menciptakan ekosistem usaha lokal yang lebih mandiri dan berdaya saing.
Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, menegaskan bahwa usia ke-45 menjadi titik refleksi sekaligus akselerasi transformasi perusahaan.
“Tema ‘Nawa Urga, Nawa Yatra: Transformasi Energi, Sinergi Negeri’ bukan sekadar slogan, tetapi cerminan tekad kami untuk memasuki fase baru dengan semangat perubahan yang terukur dan berkelanjuta,” tutur Arsal dalam keterangannya, Senin (2/3/2026).
“Transformasi energi yang kami jalankan harus memberikan dampak nyata, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan. Sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar setiap langkah perusahaan membawa manfaat yang lebih luas,” lanjutnya.
Memasuki babak baru ini, PTBA berkomitmen untuk terus memperkuat inovasi, meningkatkan tata kelola perusahaan yang baik, serta memperluas dampak positif bagi masyarakat.
“Dengan semangat transformasi dan sinergi, PTBA optimistis dapat terus tumbuh bersama negeri, menghadirkan energi, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi Indonesia,” tambahnya. (her)




















