INDOPOSCO.ID – Universitas Tarumanagara (Untar) menjadikan perayaan Tahun Baru Imlek 2026 sebagai momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi internasional, meningkatkan reputasi akademik, serta mematangkan rencana ekspansi infrastruktur jangka panjang.
Perayaan bertema “Flourish Beyond Fortune” yang digelar di Kampus I Untar, Jakarta Barat, menjadi refleksi arah pengembangan institusi menuju perguruan tinggi berdaya saing nasional dan global.
Rektor Untar, Prof. Dr. Amad Sudiro, menegaskan bahwa semangat Imlek dimaknai sebagai dorongan untuk terus bertumbuh melalui kerja keras dan sinergi seluruh elemen kampus.
“Momentum Imlek ini kami maknai sebagai ajakan untuk terus bergerak maju. Untar harus meningkatkan prestasi dan reputasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” ujar Prof. Amad.
Ia menambahkan, dalam satu hingga dua tahun ke depan Untar menargetkan peningkatan rekognisi internasional melalui inovasi akademik dan kerja sama strategis lintas negara.
Fokus Internasionalisasi Akademik
Sebagai langkah konkret, Untar menyiapkan pengembangan program internasionalisasi seperti double degree, joint degree, dan fast track bersama perguruan tinggi luar negeri, khususnya di bidang hukum, ekonomi, dan teknik.
“Program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing lulusan sekaligus memperluas pengalaman akademik mahasiswa di tingkat global,” kata Prof. Amad.
Saat ini, Untar tengah memperkuat jejaring kerja sama dengan mitra pendidikan tinggi dari Taiwan, Tiongkok, Malaysia, hingga Inggris.
Rencana Kampus 4 dan Tarumanagara City
Di sisi infrastruktur, Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara, Prof. Dr. Ariawan Gunadi, mengungkapkan rencana pembangunan Kampus 4 di kawasan Karawaci, Banten. Lahan seluas sekitar 140 hektare tersebut akan dikembangkan bertahap menjadi kawasan terpadu bernama Tarumanagara City.
“Tahap awal pengembangan Kampus 4 akan difokuskan pada penguatan School of Engineering sebagai pusat layanan terpadu bagi fakultas dan program studi teknik,” ujar Prof. Ariawan.
School of Engineering dirancang sebagai pusat inovasi yang mengintegrasikan teknik, arsitektur, teknologi informasi, serta penerapan kecerdasan artifisial (AI), sejalan dengan penguatan sektor STEM (science, technology, engineering, and mathematics).
Pembangunan kampus baru ini terbuka terhadap berbagai skema kerja sama, termasuk build-operate-transfer (BOT) dan joint venture dengan mitra strategis dalam maupun luar negeri.
“Pengembangan ini membutuhkan kolaborasi. Yayasan berkomitmen mendukung langkah strategis rektorat agar pertumbuhan Untar berjalan terintegrasi,” kata Prof. Ariawan.
Perayaan Imlek 2026 turut dihadiri pimpinan universitas, yayasan, mitra institusi, serta sivitas akademika, dan dimeriahkan penampilan budaya mahasiswa lintas fakultas.
Melalui momentum ini, Untar menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan dinamika global dan memperkuat kontribusinya bagi pengembangan pendidikan tinggi nasional. (eva)





















