INDOPOSCO.ID – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Indramayu berhasil dipulangkan dari Muscat, Oman, dan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada Sabtu (21/2/2026).
Setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Pekerja Migran langsung diarahkan ke Lounge PMI untuk dilakukan pemeriksaan awal dan pendalaman guna mengidentifikasi kemungkinan pelanggaran administratif maupun pidana, termasuk peran pihak yang memberangkatkan.
Informasi dari perwakilan RI di Oman menyebutkan bahwa yang bersangkutan bekerja di sektor domestik dan mengalami permasalahan selama masa penempatan.
Pemerintah melalui KBRI telah memastikan pendampingan penuh hingga proses keberangkatan dari Muscat, termasuk koordinasi khusus saat transit di Doha untuk menjamin keselamatan perjalanan.
Menteri P2MI Mukhtarudin menegaskan, keseriusan pihaknya untuk menindak tegas praktik pengiriman pekerja migran non-prosedural yang berisiko membahayakan keselamatan pekerja.
“Setiap indikasi pemberangkatan tidak prosedural harus kita telusuri. Kita tidak akan mentolerir praktik yang membahayakan keselamatan Pekerja Migran,” kata Mukhtarudin di Bandara Soetta, Tangerang, Sabtu (21/2/2026).
Kasus itu memperkuat urgensi pengawasan terhadap praktik perekrutan nonprosedural yang masih terjadi di sejumlah daerah. Pemerintah akan memperkuat kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta perwakilan RI di luar negeri untuk menutup celah-celah pelanggaran.
Kementerian P2MI kembali mengingatkan masyarakat agar menggunakan jalur resmi dan memanfaatkan layanan informasi serta pengaduan pemerintah.
“Negara hadir bukan hanya untuk memulangkan, tetapi memastikan ada pertanggungjawaban,” imbuh Mukhtarudin. (dan)




















