INDOPOSCO.ID – Mata pelajaran (Mapel) Bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran (Mapel) wajib mulai kelas 3 Sekolah Dasar (SD) pada 2027 nanti.
Pernyataan tersebut diungkapkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dalam keterangan, Minggu (22/2/2026). Ia mengatakan, pelajaran wajib Bahasa Inggris merupakan bagian dari strategi pemerintah menyiapkan generasi yang adaptif terhadap tantangan global dan perkembangan teknologi.
“Sepanjang 2026 pemerintah mulai fokus pada pelatihan bagi guru-guru SD, khususnya guru kelas, agar siap mengajarkan Bahasa Inggris secara efektif,” katanya.
Ia menuturkan, kebijakan ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah, karena kesiapan guru menjadi kunci keberhasilan implementasi.
“Kami minta kepala sekolah dan dinas pendidikan aktif mendorong guru mengikuti pelatihan yang difasilitasi pemerintah,” ungkapnya.
“Penguatan Bahasa Inggris ini bukan sekadar tambahan mata pelajaran, melainkan bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045,” lanjutnya.
Ia menjelaskan, penguatan ini bagian dari peningkatan kualitas guru dan bagian dari anggaran pendidikan. Karena, menurutnya, pendidikan harus berorientasi ke masa depan (future oriented).
“Bahasa Inggris menjadi kompetensi dasar yang mendukung penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, hingga keterampilan digital seperti Artificial Intelligence (AI) dan coding,” ujarnya.
“Tantangan global menuntut generasi muda memiliki kemampuan komunikasi internasional serta daya saing tinggi. Maka pendidikan harus membekali mereka dengan keterampilan yang relevan, termasuk Bahasa Inggris,” sambungnya.
Ia menambahkan, pemerintah saat ini tidak mengubah kurikulum secara menyeluruh. Namun menambahkan penguatan materi yang relevan dengan kebutuhan zaman.
“Bahasa Inggris menjadi salah satu prioritas, di samping AI dan coding yang sudah mulai diperkenalkan sebagai mata pelajaran pilihan,” ujarnya. (nas)





















