INDOPOSCO.ID – BPJS Watch mengecam pemecatan Dr. Piprim Basarah Yanuarso dan Dr. Rizky Adriansyah, para pakar kesehatan jantung anak. Pasalnya, kedua dokter ini sangat dibutuhkan masyarakat Indonesia khususnya anak-anak.
“Seharusnya Menteri Kesehatan lebih bijak, dengan mengutamakan kepentingan anak-anak Indonesia, yang sedang mengalami masalah jantung,” ujar Koordinator Bidang Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar melalui gawai, Kamis (19/2/2026).
Timboel mengatakan, para anak yang mengidap masalah jantung ini sangat membutuhkan para dokter yang dipecat tersebut. “Rakyat Indonesia lebih memilih kehadiran para dokter jantung anak ini. Mereka lebih penting dan berharga, dibandingkan dengan ego Pak Menteri yang alergi dikritik,” tegasnya.
BPJS Watch menilai kebijakan penargetan pendapatan RS Vertikal dan Pemecatan kedua dokter merupakan bentuk pengabaian asas-asas tersebut yang memang diabdikan untuk memberikan pemanfaatan, keadilan, dan kepastian hukum bagi kesehatan rakyat Indonesia.
“Kami (BPJS Watch) meminta Presiden mengganti Menteri Kesehatan agar arah kebijakan kesehatan saat ini dikembalikan, agar hak konstitusional rakyat atas pelayanan kesehatan benar-benar terimplementasi dengan layak,” tegasnya.
Sebelumya, Dokter Piprim melalui akun instagram pribadinya mengatakan telah dipecat oleh Menteri Kesehatan karena memperjuangkan independensi kolegium ilmu kesehatan anak sehingga dirinya dimutasi.
Menanggapi hal itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menanggapi pemecatan Dokter Piprim Basarah Yanuarso sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Dia menjelaskan pemecatan Dokter Piprim sebagaimana penjelasan dari Direktur Utama Rumah Sakit Fatmawati karena pelanggaran disiplin berat. Ketika ditanya awak media soal pemecatan dokter spesialis jantung anak itu terkait perbedaan pendapat, Budi membantah isu tersebut
“Sudah dijelaskan Dirut (RS) Fatmawati enggak mungkin pemecatan itu enggak mungkin karena beda pendapat. Itu hanya bisa di PNS. Karena ada masalah pelanggaran disiplin berat,” katanya. (nas)




















