INDOPOSCO.ID – Sejumlah warga Muhammadiyah di Desa Garoga, Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatra Utara, yang menjadi korban bencana banjir bandang melaksanakan shalat tarawih perdana secara berjamaah di masjid setempat yang masih rusak.
ANTARA melaporkan di lokasi pada Selasa (17/2/2026) malam, sejumlah warga yang rumahnya masih dapat ditinggali melaksanakan shalat tarawih berjamaah dengan ala kadarnya.
Mereka memanfaatkan Masjid Taqwa Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, yang kondisinya masih rusak setelah diterjang banjir bandang pada November 2025 lalu.
Warga Desa Garoga sendiri saat ini rerata mengungsi ke tempat pengungsian yang berada di Desa Batu Hula, setelah rumahnya hancur.
Kondisi permukiman di desa tersebut hampir semua rata dengan tanah, hanya ada beberapa rumah saja yang kondisinya rusak dan masih ditempati oleh warga.
Selain warga Muhammadiyah di Desa Garoga, warga Muhammadiyah di Desa Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, juga menggelar shalat tarawih berjamaah pertama, namun kondisi masjid di daerah tersebut lebih baik.
Sebelumnya, sejumlah personel TNI bersama warga memperbaiki dan membersihkan masjid di Desa Huta Godang, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, untuk ibadah termasuk Shalat Tarawih pada bulan Ramadhan 1447 Hijriah.
“Perbaikan yang kami lakukan ini untuk menyambut Ramadhan supaya masyarakat nyaman ketika ingin beribadah,” kata seorang petugas TNI Prajurit Dua (Prada) Akbar Maulana di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Selasa (17/2/2026).
Menurut dia, perbaikan Masjid Taqwa Muhammadiyah yang berada di Desa Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, melibatkan 10 anggota TNI dan masyarakat setempat.
Ia mengatakan, perbaikan terus dilakukan agar warga atau masyarakat yang akan Shalat Tarawih pada bulan Ramadhan tahun ini bisa merasa nyaman. (ney)








