INDOPOSCO.ID – Yayasan Sakuranesia memfasilitasi pertemuan strategis antara PT Tasi Venture Indonesia dan Alliex Vietnam Joint Stock Company untuk menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan teknologi pembayaran digital yang mendukung transparansi serta efisiensi sistem keuangan nasional.
Pertemuan tersebut digelar di kantor pusat Alliex Vietnam, Keangnam Hanoi Landmark Tower, Hanoi, Vietnam, sebagai bagian dari upaya memperluas kolaborasi lintas negara dalam mendukung transformasi digital sektor ekonomi produktif Indonesia.
Perwakilan PT Tasi Venture Indonesia Setya Warsukianto menjelaskan, teknologi Alliex Vietnam memiliki sistem integrasi transaksi yang komprehensif dengan fitur pemantauan real-time dan pelaporan transparan.
“Teknologi ini memungkinkan pelaku usaha, khususnya UMKM, mencatat transaksi secara terintegrasi dan akuntabel. Dengan laporan keuangan yang transparan dan bankable, peluang mereka untuk mengakses pembiayaan formal akan meningkat,” ujar Setya di Jakarta, Senin (16/2/2026).
Setya menilai, sistem digital dengan kemampuan monitoring transaksi real-time berpotensi mendukung berbagai program nasional seperti penguatan ekosistem UMKM, peningkatan transparansi distribusi bantuan pemerintah, hingga pengelolaan keuangan pekerja migran.
“Transformasi digital dalam sistem transaksi keuangan tidak hanya meningkatkan efisiensi, tapi juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas,” tambahnya.
Sementara itu, Founder Yayasan Sakuranesia Tovic Rustam menegaskan bahwa penguatan teknologi pembayaran digital menjadi faktor penting dalam membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Direktur Alliex Vietnam Mr. Park Byoung-gun menyambut baik penjajakan kerja sama tersebut. Ia menyatakan kesiapan Alliex mendukung pengembangan ekosistem pembayaran digital di Indonesia.
“Kami melihat Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi digital paling dinamis di Asia Tenggara. Alliex siap mendukung penerapan teknologi pembayaran digital yang mampu meningkatkan transparansi, efisiensi, dan aksesibilitas keuangan, termasuk bagi UMKM,” ujarnya.
Alliex Vietnam dikenal sebagai perusahaan teknologi finansial (fintech) yang menyediakan solusi pembayaran digital terintegrasi, mulai dari sistem point-of-sale (POS), pemrosesan transaksi elektronik, hingga sistem monitoring dan pelaporan keuangan.
Yayasan Sakuranesia sendiri berfokus pada penguatan kolaborasi internasional di bidang teknologi, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia. Lembaga ini terus mendorong kerja sama global untuk mendukung transformasi digital serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal menuju kerja sama lebih luas antara Indonesia dan Vietnam dalam penerapan teknologi pembayaran digital, guna memperkuat ekosistem UMKM dan meningkatkan transparansi ekonomi nasional. (dam)








