INDOPOSCO.ID – Suasana khidmat menyelimuti perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Kelenteng Kwan Tie Miau, Selasa (17/2/2026). Ratusan warga dan wisatawan keturunan Tionghoa tampak bergantian datang untuk melaksanakan sembahyang dan berdoa di kelenteng tertua di Pulau Bangka itu.
Sejak pagi, para pengunjung, baik warga lokal maupun perantau dari luar daerah — terlihat memenuhi area kelenteng. Dengan tertib, mereka menyalakan hio dan memanjatkan doa untuk arwah leluhur, orang tua, serta memohon keberkahan bagi keluarga yang masih hidup.
Kelenteng Kwan Tie Miau yang berdiri sejak tahun 1797 ini menjadi saksi sejarah panjang keberadaan masyarakat Tionghoa di Bangka. Bangunan tua dengan arsitektur khas Tiongkok itu setiap tahun selalu ramai didatangi umat Konghucu saat perayaan Imlek.
Pengurus kelenteng, Hari Soetantyo, mengatakan jumlah pengunjung tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Banyak wisatawan domestik dan mancanegara datang untuk berdoa, sekaligus menikmati suasana spiritual khas Imlek di Bangka.
“Setiap perayaan Imlek dan hari besar umat Konghucu, para perantau maupun wisatawan selalu menyempatkan diri sembahyang di sini. Mereka percaya berdoa di kelenteng ini membawa keberuntungan, rezeki, dan kebahagiaan,” ujar Hari.
Untuk menjaga kelancaran kegiatan, aparat kepolisian Polresta Pangkalpinang dan personel Korem 045 Garuda Jaya turut melakukan pengamanan di sekitar area kelenteng yang berlokasi di jantung pusat perbelanjaan modern Kota Pangkalpinang.
Perayaan Imlek di Kwan Tie Miau tahun ini tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga daya tarik wisata budaya yang memperlihatkan harmoninya kehidupan masyarakat multietnis di Bangka Belitung. (dam)








