INDOPOSCO.ID – PT Tudung Putra-putri Jaya (TPPJ) genap memasuki usia 20 tahun. Perusahaan yang menaungi perusahan makanan ringan dengan brand Garudafood itu merayakan hari jadinya dengan mencanangkan 20 aksi kebaikan sebagai bentuk syukur dan semangat dalam menjalankan misi mulia perusahaan.
Ada 20 aksi ‘kindness’ yang dilakukan grup TPPJ di sejumlah wilayah di Indonesia. Seperti aksi donor darah, aksi lingkungan penanaman bibit mangrove untukencegah abrasi, bantuan sosial, aksi pencegahan stunting, edukasi lingkungan, penanaman pohon, pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi pengelolaan sampah, santunan anak yatim dan aksi sosial lainnya.
Selain itu, TPPJ grup juga memberikan dana pendidikan kepada 277 anak karyawan berprestasi dari tingkat SD, SMP dan SMA.
Menurut CEO PT TPPJ, Hartono Atmadja, aksi sosial bertajuk ’20 kindness’ itu merupakan bentuk rasa syukur perusahan dan karyawan atas pencapaian perusahaan di usia yang ke-20. Rasa syukur itu diwujudkan dalam aksi kebaikan yang diharapkan memberi dampak positif bagi masyarakat, lingkungan, dan karyawan.
Dikatakan Hartono, sejauh ini perusahaan yang dia pimpin masih terus bertumbuh karena etos kerja yang tinggi dari semua insan perusahan serta penerapan budaya perusahaan yang welas asih, saling mendukung serta profesional di bidang masing-masing.
“Kunci yang paling penting adalah kita terus berinovasi tanpa henti dan terus berkarya. Saya yakin tujuan kita bersama akan tercapai,” kata pria ramah ini.
Hartono mengakui bahwa persaingan di bisnis food and beverage akan tetap kompetitif di masa yang akan datang. Namun dia optimistis bahwa perusahaan yang dia pimpin akan tetap survive, maju dan berkembang dengan baik.
“Yang penting terus berinovasi, itu kuncinya,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Komisaris PT TPPJ Sudhamek Agoeng Waspodo Sunjoto mengaku bahagia dengan pencapaian perusahaan yang dia rintis tersebut. Tokoh penting di balik pertumbuhan industri makanan ringan di Indonesia ini meminta manajemen, pimpinan, dan karyawan tetap menjaga iklim perusahaan yang berbudi luhur serta meningkatkan kompetensi masing-masing.
“Filosofi perusahaan yang baik harus tetap dipertahankan, sekaligus masing-masing individu di perusahaan meningkatkan kompetensi masing-masing,” pesan pria yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRI) sejak 2021 dan anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). (bro)










