• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Perluas Pasokan Gas Rendah Karbon, PGN Serap BioCNG KIS Group

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 15 Februari 2026 - 10:57
in Ekonomi
PBP

Direksi PGN menghadiri upacara peletakan batu pertama pembangunan pabrik Bio-CNG di Tapung Hilir, Kampar, Riau. Foto: dok. PGN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) akan menyerap produksi Bio-Compressed Natural Gas (BioCNG) dari fasilitas yang dikembangkan KIS Group dan AEP Group di Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Riau.

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Mirza Mahendra, mengatakan pemanfaatan BioCNG menjadi opsi strategis untuk memenuhi kebutuhan gas di berbagai sektor.

BacaJuga:

Literasi Asuransi Masih 45,45 Persen, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Edukasi

PHE Bidik Indonesia Jadi Hub CCS Asia, Dorong Dekarbonisasi Lintas Negara

PLN Indonesia Power Gandeng Kejati Sumut Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum

“BioCNG menjadi langkah strategis PGN dalam memperluas portofolio gas rendah karbon sekaligus memperkuat fleksibilitas pasokan beyond pipeline dalam mendukung percepatan transisi energi,” kata Mirza dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu, 14 Februari 2026.

Komitmen tersebut ditandai dalam seremoni dimulainya pembangunan pabrik BioCNG pada Jumat pekan lalu. Mirza menjelaskan, proyek ini menjadi salah satu langkah PGN memperluas pasokan gas rendah karbon sekaligus memperkuat layanan distribusi gas di luar jaringan pipa.

Fasilitas BioCNG tersebut ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada kuartal I 2027. Bahan bakunya berasal dari metana hasil pengolahan limbah cair kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent / POME) milik PT Bina Pitri Jaya yang berada di bawah naungan AEP Group. Saat sudah berjalan penuh, kata Mirza, pabrik itu diperkirakan mampu memproduksi sekitar 142.450 MMBTU BioCNG per tahun.

Selain memasok energi, proyek ini juga diklaim dapat menekan emisi gas rumah kaca hingga 70.085 ton CO2 per tahun. Sementara itu, Founder dan CEO KIS Group, K. R. Raghunath, menilai pembangunan fasilitas ini sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan energi berkelanjutan di Indonesia. “Bersama para pemimpin industri seperti AEP Group dan PT Gagas Energi Indonesia, kami membuktikan bahwa solusi energi terbarukan berskala komersial dapat diwujudkan sekaligus memberikan manfaat lingkungan dan ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal,” ujarnya.

Sebelumnya, pabrik BioCNG komersial yang dibangun Knowledge Integration Services (KIS) Sustainability2 bersama Société Internationale de Plantations et de Finance (SIPEF) Group telah resmi beroperasi di areal pabrik kelapa sawit PT Tolan Tiga Indonesia, Kebun Perlabian, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara. Fasilitas seluas 120 meter persegi itu menjadi pabrik BioCNG pertama milik SIPEF.

Kapasitas produksinya mencapai 109.620 MMBtu per tahun, yang diklaim setara dengan pengurangan impor bahan bakar fosil dalam jumlah sama. Dengan teknologi methane capture, pabrik tersebut mampu menekan emisi hingga 54.810 ton CO2e per tahun, menjadikannya salah satu proyek pengurangan emisi berbasis limbah terbesar di Indonesia.

“Investasinya Rp 59,4 miliar. Unilever Oleochemical Indonesia menjadi pembeli utama. Pabrik ini menunjukkan teknologi modern dapat mengubah limbah menjadi energi bersih yang memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” kata Raghunath, Senin, 8 Desember 2025.

Ia menyatakan kerja sama dengan SIPEF Group menjadi langkah penting, mengingat perusahaan itu telah lama mengelola limbah sawit menjadi biogas secara mandiri.

Secara keseluruhan, KIS Group telah membangun tiga pabrik BioCNG komersial di Sumatera Utara dengan total investasi Rp 187,8 miliar. Proyek tersebut menciptakan 60 lapangan kerja hijau, mengurangi sekitar 165 ribu ton emisi CO2, serta memproduksi BioMethane hingga 315.000 MMBtu per tahun untuk menekan ketergantungan pada impor bahan bakar fosil. (srv)

Tags: BioCNGPGNriau

Berita Terkait.

generali
Ekonomi

Literasi Asuransi Masih 45,45 Persen, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Edukasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:13
utojo
Ekonomi

PHE Bidik Indonesia Jadi Hub CCS Asia, Dorong Dekarbonisasi Lintas Negara

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:12
pltu
Ekonomi

PLN Indonesia Power Gandeng Kejati Sumut Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:11
bahlil
Ekonomi

3 Pekerja Pertamina Raih Tanda Kehormatan dari Presiden, Perkuat Pengabdian di Sektor Energi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:29
rano
Ekonomi

Indeks Inklusi Keuangan Jakarta Capai 99,74 Persen, Bank Jakarta Perkuat Edukasi Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:19
lpdb
Ekonomi

Jaga Kepercayaan Publik, LPDB Koperasi Benahi Sinkronisasi Data Keuangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:05

OLAHRAGA

NOC Indonesia
Olahraga

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 12 atlet muda Indonesia bersiap membawa Merah Putih ke panggung dunia melalui Youth Olympic Games (YOG) Dakar...

SelengkapnyaDetails
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31

BERITA POPULER

  • IWBIF

    IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1316 shares
    Share 526 Tweet 329
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    897 shares
    Share 359 Tweet 224
  • Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.