INDOPOSCO.ID – Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field, bagian dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4, mencatatkan keberhasilan signifikan dalam menjaga ketahanan energi nasional. Melalui program well service (perawatan sumur) yang presisi, perusahaan berhasil meningkatkan produksi minyak di sumur PBM-025, Struktur Prabumulih Barat.
Kegiatan perawatan yang dimulai sejak 14 Januari 2026 tersebut kini telah memasuki tahap uji produksi. Hasil uji alir awal menunjukkan angka yang impresif, yakni peningkatan kemampuan produksi hingga 205 barel minyak per hari (BOPD) dan gas sebesar 0,57 MMSCFD (juta kaki kubik standar per hari).
Pencapaian ini terbilang luar biasa mengingat target awal dari well service di sumur PBM-025 sebenarnya hanya dipatok untuk menjaga stabilitas produksi di angka 70 BOPD. Namun, hasil uji lapangan justru merekam potensi yang jauh melampaui ekspektasi tersebut.
Senior Manager PEP Prabumulih Field, Muhammad Luthfi Ferdiansyah, mengapresiasi kerja keras tim yang berhasil mengaktifkan kembali produktivitas sumur tersebut.
“Sumur PBM-025 kembali aktif dan produktif. Pencapaian ini adalah buah dari kerja keras seluruh tim dalam berinovasi mewujudkan ketahanan energi nasional,” ujar Luthfi dalam keterangannya, Rabu (11/2/2026).
Perawatan sumur ini difokuskan pada tiga teknis utama, yaitu squeeze cementing pada lapisan BRF, perbaikan bonding semen, serta perforasi produksi pada lapisan R9. Dalam pengerjaan selama tiga minggu tersebut, PEP Prabumulih Field mengerahkan Rig GJE-06 berkapasitas 350 HP.
Luthfi menjelaskan uji alir awal ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan maksimum (deliverability) sumur dalam mengalirkan migas secara alami. Angka ini menjadi acuan penting bagi perusahaan untuk menilai kinerja sumur serta karakteristik reservoir di masa depan.
“Keberhasilan ini membuktikan bahwa optimalisasi sumur eksisting melalui well service mampu mendorong peningkatan produksi migas secara efisien, berbiaya kompetitif, dan memiliki risiko yang lebih rendah,” tambahnya.
Langkah strategis ini menjadi bukti nyata komitmen Pertamina EP dalam melawan penurunan produksi alami (natural decline) sekaligus memastikan pasokan energi tetap terjaga melalui metode yang inovatif dan efektif. (srv)


















