• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Wajah Baru Film Indonesia, Ifan Seventeen Ajak Jadi Saksi Sejarah

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Sabtu, 14 Februari 2026 - 03:37
in Gaya Hidup
Direktur Utama (Dirut) PT Produksi Film Negara (Persero) atau PFN, Riefian Fajarsyah (kedua kiri) saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Foto: ANTARA

Direktur Utama (Dirut) PT Produksi Film Negara (Persero) atau PFN, Riefian Fajarsyah (kedua kiri) saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Utama PT Produksi Film Negara (Persero) Riefian Fajarsyah mengkategorikan kehadiran film “Pelangi di Mars” di bioskop sebagai wajah baru perfilman Indonesia.

Pria yang akrab disapa Ifan Seventeen itu menarik garis sejarah perfilman dari tahun 1983, di mana saat itu Indonesia memiliki film kartun pertama berjudul “Si Huma” produksi PFN.

BacaJuga:

Jung Hae In dan Ha Young Hadirkan Romansa Penuh Misteri di Our Sticky Love

Kasus Pelecehan Seksual terhadap BoA: Perempuan 38 Tahun Resmi Didakwa

Yoon Doojoon Siap Menjadi Wajah Baru ‘Fandom Stage’ sebagai MC

“Sejarah film animasi pertama di Indonesia itu dari tahun 1983, judulnya “Si Huma”, produksinya PFN. Hari ini, sejarah pun akan kembali tercipta sebagai film hybrid animasi live-action pertama di Indonesia,” kata Ifan saat acara konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Ifan menegaskan bahwa film kerja sama Mahakarya Pictures, MBK Production dan PFN itu adalah karya hybrid (gabungan) animasi dan live action (pemeran manusia) pertama di Indonesia.

Ifan Seventeen juga membakar semangat masyarakat untuk kembali ke bioskop.

Ia meminta penonton untuk tidak melewatkan momen penting perkembangan teknologi film nasional itu.

“Teman-teman yang punya kesempatan untuk membeli tiket bioskop dan nonton, jangan sampai melewatkan sejarah,” kata Ifan.

Bagi Ifan, proyek ini merupakan sebuah pencapaian besar yang sangat berarti. Film ini bukan hanya sekadar hiburan biasa bagi masyarakat Indonesia.

“Kalau buat aku, ini bukan sekadar hiburan tapi sebuah tonggak sejarah perfilman Indonesia,” tambahnya lagi.

Film “Pelangi di Mars” dijadwalkan tayang di seluruh bioskop pada momen Lebaran 2026 mendatang, tepatnya pada 18 Maret mendatang.

Film ini mengangkat kisah perjalanan seorang anak Indonesia yang terlahir di Planet Mars saat manusia diceritakan sedang mengemban misi penting di luar angkasa demi mengatasi krisis air di Bumi.

Dikembangkan selama lima tahun, produksi film “Pelangi di Mars” menggunakan teknologi Extended Reality (XR) untuk mendukung kedalaman penyampaian ceritanya.

Meskipun diproduksi di Studio DossGuavaXR dengan melibatkan animasi 3D dan robot interaktif, seluruh kecanggihan tersebut diposisikan semata-mata sebagai alat untuk memperkuat pesan dan emosi dalam film.

Narasi “Pahlawan lahir dari keberanian” menjadi napas utama dari setiap adegan yang dihasilkan melalui proses panjang selama bertahun-tahun.

Nilai kepahlawanan yang lahir dari keberanian itu sudah bisa dirasakan dari cuplikan (trailer)-nya.

Penonton diajak mengikuti kisah Pelangi, manusia pertama yang lahir di Mars, karena ia terdampar bersama ibunya, Pratiwi.

Bersama teman-teman robotnya melanjutkan misi ibu Pratiwi untuk menemukan mineral bernama Zeolith Omega yang dapat menjadi solusi untuk krisis air bersih di Bumi dan bertemu dengan ayah Pelangi.

Suasana pemutaran cuplikan (trailer) itu semakin semarak dengan kehadiran Messi Gusti (pemeran Pelangi) dan para pengisi suara robot yaitu Bimo Kusumo, Kristo Immanuel, Gilang Dirga, Vanya Rivani, dan Dimitri Arditya.

Kejutan besar terjadi ketika lima robot dari film tersebut muncul secara nyata di lokasi acara, menyapa awak media dan memberikan pengalaman yang tak biasa saat memasuki dunia Pelangi di Mars.

Kristo Immanuel menyatakan kekagumannya terhadap kualitas yang tidak main-main dari proyek ini.

“Anak-anak dan orang-orang dewasa Indonesia layak mendapatkan konten berkualitas tinggi, dan Pelangi di Mars hadir untuk itu,” ujar Kristo. (ney)

Tags: filmFilm IndonesiaIfan SeventeenPFNProduksi Film Negara

Berita Terkait.

Poster
Gaya Hidup

Jung Hae In dan Ha Young Hadirkan Romansa Penuh Misteri di Our Sticky Love

Senin, 27 Juli 2026 - 17:05
boa
Gaya Hidup

Kasus Pelecehan Seksual terhadap BoA: Perempuan 38 Tahun Resmi Didakwa

Senin, 27 Juli 2026 - 06:06
yoon
Gaya Hidup

Yoon Doojoon Siap Menjadi Wajah Baru ‘Fandom Stage’ sebagai MC

Senin, 27 Juli 2026 - 04:40
WayV Siap Gelar Tur Asia 2026, Seoul Jadi Kota Pembuka
Gaya Hidup

WayV Siap Gelar Tur Asia 2026, Seoul Jadi Kota Pembuka

Senin, 27 Juli 2026 - 02:20
Video Musik Baru Jennie BLACKPINK Picu Spekulasi Lama soal V BTS
Gaya Hidup

Video Musik Baru Jennie BLACKPINK Picu Spekulasi Lama soal V BTS

Senin, 27 Juli 2026 - 00:30
Sengketa dengan Mantan Agensi, Aset Dua Anggota THE BOYS Dibekukan
Gaya Hidup

Sengketa dengan Mantan Agensi, Aset Dua Anggota THE BOYS Dibekukan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:04

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1427 shares
    Share 571 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2956 shares
    Share 1182 Tweet 739
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.