• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

P2G Kritik Pemprov DKI: Penanganan Kenakalan Remaja Masih Model “Pemadam Kebakaran”

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:01
in Megapolitan
Tangan

Ilustrasi-Tampak tangan seorang pria terkepal hendak memukul seseorang. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menilai penanganan kenakalan remaja oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum optimal. Hal itu disebabkan pola penanganan masih bersifat reaktif atau baru dilakukan setelah peristiwa terjadi.

Baru-baru ini terjadi penyiraman air keras diduga dilakukan tiga pelajar kepada pelajar lain terjadi di Jalan Cempaka Raya, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/2/2026). Tak berselang lama, tawuran dua kelompok pelajar di Jalan Mayjen Sutoyo, Makasar, Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026).

BacaJuga:

Serahkan 5 Drop Box, Golkar: Penanganan Sampah di Jakarta Mengkhawatirkan

Prakiraan Cuaca di Jakarta Relatif Bersahabat, Cenderung Cerah Berawan Sepanjang Hari

Polri Gerebek Markas Judol Internasional di Hayam Wuruk, Brimob Diterjunkan

“Memang penanganannya belum maksimal. kenapa belum maksimal? Karena selama ini, penangannya sering sebagai model ‘pemadam kebakaran’,” kata Ketua Dewan Pakar P2G Rakhmat Hidayat kepada INDOPOSCO melalui gawai di Jakarta, Sabtu (14/2/2026).

Ia menjelaskan, model penanganan tersebut berarti institusi pendidikan baru menunjukkan tindakan nyata saat masalah sudah pecah, baik itu dalam bentuk tawuran maupun perilaku menyimpang remaja lainnya.

“Model ‘pemadaman kebakaran’ itu maksudnya apa? Sekolah baru bertindak, sekolah baru melakukan penanganan kalau sudah ada kejadian,” ujar Rakhmat.

Menurutnya, langkah-langkah instan menangani masalah remaja tidak akan membuahkan hasil efektif, sebab pola tersebut akan berhenti begitu saja setelah situasi dianggap selesai.

“Model ‘pemadam kebakaran’ tidak efektif karena itu hanya bersifat temporer. Hanya bersifat instan. Jadi, kalau ada kejadian baru tindakan, setelah itu berhenti tidak ada lagi (tindakan),” kritik Rakhmat.

Oleh karena itu, perlunya langkah komprehensif di masa mendatang melalui mitigasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan secara berkelanjutan.

“Jadi pendekatannya tidak lagi pasca-kejadian, tapi pada (kejadian). Jadi itu yang disebut mitigasi. Ada sosialisasi, edukasi dan diseminasi,” imbuh dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) itu.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak akan menoleransi aksi kekerasa dan meminta tindakan tegas terhadap pelaku penyiraman air keras terhadap pelajar di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

“Siapa pun yang melakukan tindakan itu, itu sudah tindakan kekerasan. Saya minta untuk diambil tindakan tegas, nggak ada kompromi untuk itu,” tutur Pramono terpisah di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026). (dan)

Tags: Kenakalan RemajaP2GPemprov DKI

Berita Terkait.

Serahkan 5 Drop Box, Golkar: Penanganan Sampah di Jakarta Mengkhawatirkan
Megapolitan

Serahkan 5 Drop Box, Golkar: Penanganan Sampah di Jakarta Mengkhawatirkan

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:34
cuaca
Megapolitan

Prakiraan Cuaca di Jakarta Relatif Bersahabat, Cenderung Cerah Berawan Sepanjang Hari

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:20
Personel-Brimob
Megapolitan

Polri Gerebek Markas Judol Internasional di Hayam Wuruk, Brimob Diterjunkan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:26
Hujan
Megapolitan

Sedia Payung! Jakbar Diprediksi Hujan, Wilayah Lain Berawan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:03
BPN Jakarta
Megapolitan

Gelar FGD, Kanwil BPN Jakarta Tekankan Percepatan Berkas Pelayanan

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:02
bpk
Megapolitan

Anggota BPK Meninggal dalam Kebakaran, Polisi Sebut Ada Rekan di Lokasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:31

BERITA POPULER

  • psim

    PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    660 shares
    Share 264 Tweet 165
  • HUT Ke-40, Patelki Tegaskan Peran ATLM sebagai Pilar Presisi Diagnostik

    658 shares
    Share 263 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.