• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Warung hingga Restoran Kembali Menyala, UMKM Sumbar Didorong Bangkit Pascabencana

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 10 Februari 2026 - 18:08
in Ekonomi
umkm

Kementerian UMKM melalui Klinik UMKM Minang Bangkit memperkuat pemulihan usaha pelaku UMKM terdampak bencana di Sumatera Barat melalui pendampingan dan penyaluran bantuan sarana produksi, sebagai upaya mendorong kebangkitan ekonomi lokal. Foto: Dok. Kementerian UMKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menghadirkan langkah nyata pemulihan ekonomi pascabencana di Sumatera Barat melalui Klinik UMKM Minang Bangkit. Melalui program ini, pengusaha UMKM di 12 kabupaten/kota terdampak menerima dukungan berupa peralatan dan bahan baku produksi, sehingga roda usaha yang sempat terhenti dapat kembali bergerak.

Kehadiran bantuan tersebut diharapkan mampu menghidupkan kembali aktivitas toko, warung, kafe, hingga restoran yang selama ini menjadi pusat perputaran ekonomi lokal.

BacaJuga:

BUMD Leaders Forum 2026: Sinergi Pembiayaan hingga Aset untuk Jakarta yang Tangguh

Keterbatasan Fiskal Bukan Hambatan, BPD Diminta Jadi Motor Ekonomi Daerah

Pramono Minta BUMD Jakarta Tak Lagi “Jago Kandang”, Siap Ekspansi Lebih Luas

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Siti Azizah, menegaskan bahwa penyaluran ini merupakan bagian dari skema Layanan Produksi yang dirancang khusus untuk situasi darurat pascabencana. Program tersebut tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi juga sebagai fondasi kebangkitan ekonomi yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan bagi UMKM di Sumatera Barat.

“Kementerian UMKM berada di garis depan dalam upaya menyelamatkan pengusaha UMKM terdampak. Klinik UMKM Minang Bangkit menjadi ruang pemulihan agar para pengusaha dapat kembali menjalankan usahanya dan menggerakkan ekonomi daerah,” ujar Azizah di Sumbar, Senin (9/2/2026).

Berdasarkan SIDT-UMKM, terdapat 662.242 pengusaha UMKM di Sumatera Barat per 31 Oktober 2025. Sementara itu, data Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dashboard Satu Data Kebencanaan per 18 Januari 2026 mencatat sedikitnya 4.876 pengusaha UMKM terdampak bencana.

Banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak akhir November 2025 berdampak pada penurunan kapasitas usaha, kehilangan pasar, hingga terhentinya produksi. Kondisi tersebut menuntut langkah pemulihan yang terarah dan berkelanjutan.

“Seluruh tantangan itu harus dijawab melalui penguatan layanan produksi dan pendampingan yang memastikan pengusaha UMKM mampu kembali berdiri dan berkembang,” kata Azizah.

Untuk mempercepat pemulihan, Klinik UMKM Minang Bangkit beroperasi di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat sebagai Command Center dan Service Center pemulihan pengusaha UMKM pascabencana. Klinik ini didukung oleh Bank Indonesia, Sampoerna Entrepreneurship Training Center, PIP, PLUT KUKM Sumatera Barat, Forum PKN, Himpunan Psikolog Indonesia (HIMPSI) Sumatera Barat, ABDSI, dan pemangku kepentingan lain melalui tiga fase pendampingan.

Fase Pulih Mental difokuskan pada pemulihan psikologis dan penguatan motivasi usaha. Fase Pulih Usaha mendorong kembalinya operasional melalui akses pembiayaan, pengelolaan modal, dan manajemen risiko. Fase Tumbuh diarahkan untuk meningkatkan daya saing melalui inovasi produk, strategi pemasaran, digitalisasi usaha, serta penguatan jejaring dan kemitraan.

Dalam pelaksanaannya, pemulihan dilakukan bersama 19 mitra dengan menyalurkan total 1.140 kompor, 1.040 tabung gas, 415 paket bahan baku produksi, 195 peralatan masak, serta 10.000 sak semen. Penyaluran dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah terdampak.

Pada 22–23 Januari 2026, masing-masing 100 kompor dan tabung gas disalurkan ke Padang dan Padang Pariaman. Pengusaha UMKM di Pesisir Selatan menerima masing-masing 115 kompor, tabung gas, dan paket bahan baku produksi, sementara Kabupaten Agam memperoleh masing-masing 250 kompor dan tabung gas serta 300 paket bahan baku produksi.

Selanjutnya, pada 3–4 Februari 2026, Kota Solok dan Kabupaten Solok masing-masing menerima 100 kompor dan tabung gas, serta tambahan 40 peralatan masak disalurkan ke Agam dan Padang Pariaman.

Pada tahap ketiga, yang dilaksanakan pada 9 Februari 2026, pengusaha UMKM mendapatkan pendampingan serta bantuan sarana peralatan usaha meliputi 75 peralatan masak untuk Padang dan 40 peralatan masak untuk Pesisir Selatan. Adapun bantuan berupa kompor dan tabung gas diberikan ke Pariaman dan Tanah Datar masing-masing 100 paket, serta Padang Pariaman sebanyak 150 paket.

Penyaluran bantuan ini melibatkan kolaborasi dengan BRI, United Tractors, Grab Indonesia, PLN, BSI, Goto, PNM, Bank Indonesia, Pegadaian, BNI, Semen Padang, Distributor Semen Padang, Semen Indonesia, Eka Tjipta Foundation, Telkom Witel Sumbar-Jambi, Podomoro, Universitas Dian Nuswantoro, serta Aman Abadi Nugraha.

Selain bantuan produksi, layanan pemulihan juga mencakup trauma healing melalui konseling psikologis bersama Himpunan Psikologi Indonesia dan Universitas Andalas, dukungan spiritual dengan melibatkan tokoh agama, serta pendampingan pembiayaan dan pemulihan bisnis.

“Harapan kami, pengusaha UMKM Sumatera Barat dapat bangkit dan tumbuh kembali, menjadi kekuatan ekonomi daerah sekaligus simbol ketangguhan bangsa dalam menghadapi bencana,” tambah Azizah. (her)

Tags: restoranUMKM Sumbarwarung

Berita Terkait.

bumd
Ekonomi

BUMD Leaders Forum 2026: Sinergi Pembiayaan hingga Aset untuk Jakarta yang Tangguh

Sabtu, 18 April 2026 - 09:09
bpd
Ekonomi

Keterbatasan Fiskal Bukan Hambatan, BPD Diminta Jadi Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 18 April 2026 - 08:30
pram
Ekonomi

Pramono Minta BUMD Jakarta Tak Lagi “Jago Kandang”, Siap Ekspansi Lebih Luas

Sabtu, 18 April 2026 - 08:10
AHH
Ekonomi

Deadline Halal 2026 Kian Dekat, Industri Kosmetik dan Logistik Dipacu Berbenah

Sabtu, 18 April 2026 - 01:28
Bridgestone
Ekonomi

Bridgestone Indonesia Perkuat Hubungan Industrial Lewat PKB Baru, Arahkan Kolaborasi Lebih Transformatif

Jumat, 17 April 2026 - 23:26
Menkop
Ekonomi

Menkop: KDKMP Jadi Instrumen Utama Mengubah Arah dan Kebijakan Ekonomi Berbasis Konstitusi

Jumat, 17 April 2026 - 23:16

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.