INDOPOSCO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di sebagian wilayah Sumatera Utara agar mewaspadai bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor dampak hujan pada Sabtu (7/2/2026).
“Masyarakat yang berada di wilayah pantai barat serta daerah lereng dan pegunungan di Sumatera Utara agar mewaspadai potensi hujan sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor,” kata Prakirawan BBMKG Wilayah I Lestari Irene Purba di Medan.
Secara umum cuaca di Sumatera Utara pada Sabtu berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Mandailing Natal dan Nias Selatan.
Memasuki siang hingga sore hari, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sejumlah daerah. Hujan dengan intensitas sedang diprakirakan turun di wilayah Dairi, Karo, Labuhanbatu Utara, Langkat, Mandailing Natal, Padang Lawas Utara, Samosir, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Toba.
“Untuk malam hari, hujan ringan diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera Utara, sedangkan pada dini hari cuaca umumnya berawan,” kata Lestari.
BMKG juga mencatat suhu udara di wilayah Sumatera Utara berada pada kisaran 13 hingga 32 derajat Celsius, dengan kelembapan udara antara 69 sampai 99 persen. Sementara itu, angin bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan 3–7 kilometer per jam.
Sementara Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Christen Ordain Novena Marpaung mengatakan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan di Sumatera Utara.
Gelombang tinggi tersebut dapat terjadi di perairan timur Kepulauan Nias, perairan Kepulauan Batu, Samudera Hindia barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Nias, dan perairan barat Kepulauan Batu.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan angin berkisar 6 – 25 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari barat hingga barat laut dengan kecepatan angin berkisar 6 – 30 knot.
Kepada nelayan yang menggunakan perahu kecil diminta waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter dan kapal tongkang jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter. (bro)










