• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Hilirisasi Mineral dan Pengembangan Ekosistem Baterai, Pemerintah Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 2 Februari 2026 - 17:32
in Ekonomi
Ojol

Ilustrasi. Seorang pengemudi ojek daring menukar baterai sepeda motor listrik dengan yang sudah penuh terisi di Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) di SPBU Pertamina, Jalan MT Haryono, Jakarta, Jumat (4/3/2022). Foto: Antara/M Risyal Hidayat/wsj

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah mempercepat pengembangan proyek ekosistem baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) terintegrasi dari hulu ke hilir sebagai strategi utama mendorong hilirisasi mineral dan memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

Proyek kolaborasi Grup MIND ID, PT Industri Baterai Indonesia (IBI), dan konsorsium Huayou (HYD) ini diharapkan menjadi motor bagi peningkatan daya saing industri nasional.

BacaJuga:

NHM Ajak Mahasiswa Unkhair dan UMMU Belajar Langsung di Tambang Emas Gosowong

Kemenkop Tekankan Sinergi Anggota hingga Manajer untuk Sukseskan KDKMP

Koperasi Tak Cukup Bertahan, Metranet Dorong Layanan Lebih Modern Lewat KoperasiGO

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah terus mendorong pengembangan ekosistem rantai industri baterai secara terintegrasi, mulai dari pertambangan nikel, smelter, high pressure acid leaching (HPAL), produksi precursor dan katoda, hingga manufaktur sel baterai.

Dengan total nilai investasi proyek diperkirakan mencapai US$ 7 miliar hingga US$ 8 miliar, pemerintah terus melanjutkan pengembangan fasilitas baterai dari tahap awal berkapasitas 10 gigawatt (GW) yang telah beroperasi sejak 2023.

Ke depan, kapasitas produksi akan ditingkatkan dengan tambahan 20 GW guna memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global industri baterai dan kendaraan listrik.

“Kita ingin proyek ini memberikan nilai tambah maksimal bagi bangsa. Hilirisasi harus menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus memperkuat industri strategis di dalam negeri,” ujar Bahlil usai penandatanganan kerangka kerja sama (Framework Agreement) oleh konsorsium ANTAM-IBI-HYD, Jumat (31/1).

Bahlil menjelaskan rantai industri ekosistem baterai kendaraan listrik memiliki dampak yang sangat besar terhadap kemajuan ekonomi.

Bukan hanya meningkatkan nilai tambah mineral, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Bahlil menerangkan, Indonesia memiliki sumber bahan baku nikel, yang nantinya akan dipasok oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) yang berkolaborasi dengan konsorsium.

Pemerintah pun menargetkan kepemilikan mayoritas tetap berada di tangan negara, dengan porsi di atas 50%, bahkan di kisaran 60%-70%.

“Ini implementasi Pasal 33. Kekayaan alam harus dikelola negara dan diprioritaskan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Indonesia Battery Corporation (IBC) Aditya Farhan Arif menyatakan, kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat hilirisasi sekaligus membangun kemandirian teknologi baterai di dalam negeri.

“Sejak awal, misi utama IBC adalah menyukseskan proyek Dragon dan Titan. Kerja sama dengan Huayou ini merupakan kelanjutan dari proyek Titan, setelah sebelumnya bersama LG. Kami ingin memastikan bahwa hilirisasi ini benar-benar memberikan nilai tambah optimal bagi Indonesia,” kata Aditya.

Menurut Aditya, kolaborasi ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan kapasitas produksi, tetapi juga penguatan penguasaan teknologi dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia nasional.

“Harapannya, partnership ini menjadi learning curve bagi Indonesia, sehingga ke depan kita tidak hanya menjual sumber daya, tetapi juga mampu memproduksi baterai dengan teknologi kita sendiri,” pungkasnya. (adv)

Tags: Ekosistem Bateraimind idPertumbuhan Ekonomi

Berita Terkait.

NHM Ajak Mahasiswa Unkhair dan UMMU Belajar Langsung di Tambang Emas Gosowong
Ekonomi

NHM Ajak Mahasiswa Unkhair dan UMMU Belajar Langsung di Tambang Emas Gosowong

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:27
Kemenkop Tekankan Sinergi Anggota hingga Manajer untuk Sukseskan KDKMP
Ekonomi

Kemenkop Tekankan Sinergi Anggota hingga Manajer untuk Sukseskan KDKMP

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:05
Koperasi Tak Cukup Bertahan, Metranet Dorong Layanan Lebih Modern Lewat KoperasiGO
Ekonomi

Koperasi Tak Cukup Bertahan, Metranet Dorong Layanan Lebih Modern Lewat KoperasiGO

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:35
Edwin Bangun
Ekonomi

PLN Energi Gas Dorong EGeneration Ciptakan Inovasi yang Menjawab Tantangan Bisnis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:05
Kemenkop Tekankan Sinergi Anggota hingga Manajer untuk Sukseskan KDKMP
Ekonomi

Pasar Saham RI Terancam Turun Status, DPR Minta Pemerintah dan OJK Berbenah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:51
Bank Mandiri Hadirkan ATM Emas di Pondok Indah Mall 2, Investasi Emas Digital Kini Bisa Dicetak Jadi Fisik
Ekonomi

Bank Mandiri Hadirkan ATM Emas di Pondok Indah Mall 2, Investasi Emas Digital Kini Bisa Dicetak Jadi Fisik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:30

OLAHRAGA

gp
Olahraga

Fasilitas dari Bea Cukai Ini Bantu Kesuksesan Penyelenggaraan Moto GP Mandalika 2026

Editor Laurens Dami
Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 atau MotoGP Mandalika turut didukung oleh kelancaran logistik lintas negara....

SelengkapnyaDetails
super

Jadwal Super League Pekan 5: Persija Diuji Persita, Persib Hadapi Ancaman Persik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:01
psm

Jamu PSM Makassar di Bantul, PSIM Jogjakarta Usung Misi Raih Tiga Poin Perdana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:40
esi

PB ESI 2026-2030 Fokus Ubah Potensi Generasi Digital Jadi Prestasi Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:07
Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

Hasil Liga Champions: Liverpool Pesta Gol, PSG Mengamuk di Markas City

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:57

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    1743 shares
    Share 697 Tweet 436
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1104 shares
    Share 442 Tweet 276
  • Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

    995 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    948 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    877 shares
    Share 351 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.