INDOPOSCO.ID – Sebagian wilayah Jakarta masih terendam banjir hingga Jumat (30/1/2026) siang dengan ketinggian air mencapai 3 meter di beberapa titik. Banjir dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang terjadi sejak Kamis (29/1/2026) pagi.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan mengatakan, wilayah Jakarta Timur menjadi area yang paling parah terdampak banjir. Hingga pukul 14.00 WIB, total RT di Jakarta yang terendam telah mencapai lebih dari 50 titik.
“BPBD mencatat saat ini terdapat 53 RT dan dua ruas jalan tergenang,” kata Yohan dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Di wilayah Jakarta Timur, tercatat sebanyak 41 RT terendam banjir. Selain disebabkan oleh hujan deras, kondisi tersebut diperparah oleh luapan Kali Ciliwung. Tinggi muka air mulai 70 sampai 350 sentimeter (cm).
“Kelurahan Rawa Terate satu RT, Kelurahan Bidara Cina empat RT, Kelurahan Kampung Melayu 20 RT, Kelurahan Balekambang dua RT, Kelurahan Cawang sembilan RT, Kelurahan Cililitan dua RT, Kelurahan Gedong tiga RT,” tutur Yohan.
Sementara itu wilayah Jakarta Barat hanya terdapat satu RT yang terendam banjir, di Kelurahan Kedaung Kali Angke. Tinggi muka air mencapai 30 cm. Penyebabnya curah hujan tinggi dan luapan Kali Mookervaart.
Selain itu, Jakarta Selatan terdapat sembilan RT, yang terdiri dari Kelurahan Tanjung Barat satu RT. Kelurahan Pengadegan satu RT. Kelurajan Rawajati dua RT. Kelurahan Pejaten Timur empat RT dan Kelurahan Kebon Baru satu RT.
“Jakarta Utara terdapat dua RT, yang terdiri dari Kelurahan Kapuk Muara: 2 RT. Ketinggian: 30 cm. Penyebab: curah hujan tinggi luapan Kali Kali Angke,” imbuh Yohan.
Sedangkan ruas jalan yang masih tergenang berada di Jalan Pulo Raya IV, Kelurajan Petogogan, Jakarta Selatan dan Gang Langgar, Kelurahan Rawajati , Jakarta Selatan dengan ketinggian mencapai 110 cm. (dan)




















