• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BCA Catat Laba Bersih Rp57,5 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh Solid Jadi Rp993 Triliun

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 28 Januari 2026 - 13:06
in Ekonomi
Presiden Komisaris PT Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA) Jahja Setiaatmadja (kelima dari kanan), Presiden Direktur BCA Hendra Lembong (kelima dari kiri), Wakil Presiden Direktur BCA John Kosasih (keempat dari kiri), Direktur BCA Subur Tan (kedua dari kanan), Direktur BCA Rudy Susanto (ketiga dari kiri), Direktur BCA Lianawaty Suwono (ketiga dari kanan), Direktur BCA Vera Eve Lim (tengah), Direktur BCA Haryanto T. Budiman (kanan), Direktur BCA Frengky Chandra Kusuma (kedua dari kiri), Direktur BCA Hendra Tanumihardja (kiri), usai acara Paparan Kinerja BCA Sepanjang Tahun 2025, Selasa (27/1/2026). Foto: Dokumen BCA

Presiden Komisaris PT Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA) Jahja Setiaatmadja (kelima dari kanan), Presiden Direktur BCA Hendra Lembong (kelima dari kiri), Wakil Presiden Direktur BCA John Kosasih (keempat dari kiri), Direktur BCA Subur Tan (kedua dari kanan), Direktur BCA Rudy Susanto (ketiga dari kiri), Direktur BCA Lianawaty Suwono (ketiga dari kanan), Direktur BCA Vera Eve Lim (tengah), Direktur BCA Haryanto T. Budiman (kanan), Direktur BCA Frengky Chandra Kusuma (kedua dari kiri), Direktur BCA Hendra Tanumihardja (kiri), usai acara Paparan Kinerja BCA Sepanjang Tahun 2025, Selasa (27/1/2026). Foto: Dokumen BCA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA) beserta entitas anak menutup tahun buku 2025 dengan capaian kinerja yang solid dan berkelanjutan. Hingga Desember 2025, BCA mencatat pertumbuhan total kredit sebesar 7,7 persen secara tahunan (YoY) menjadi Rp993 triliun, dengan rata-rata pertumbuhan sepanjang tahun mencapai 10,8 persen.

Pertumbuhan ini didorong oleh penyaluran kredit yang merata di berbagai sektor strategis, mulai dari manufaktur, perdagangan, hingga rumah tangga. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam mendukung penguatan roda perekonomian nasional.

BacaJuga:

Indonesia Perjuangkan Masa Depan UMKM Inklusif di Forum APEC SMEWG 2026

Perluas Jaringan Nasional, Geely Tambah Dua Diler Baru di Jabodetabek

Pertamina-ERIA Perkuat Arah Transisi Energi, CCS/CCUS Jadi Senjata Baru Dekarbonisasi

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Hendra Lembong, mengatakan pencapaian ini tidak lepas dari kepercayaan nasabah dan dukungan pemerintah.

“Dukungan besar dari pemerintah dan otoritas membantu kami melewati 2025 dan menorehkan kinerja positif. Berbagai acara seperti BCA Expo, UMKM Fest, hingga Wealth Summit berdampak positif terhadap kinerja kami dan menjadi wujud komitmen hadir memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkap Hendra, dalam Paparan Kinerja BCA Sepanjang Tahun 2025, Selasa (27/1/2026).

Di sisi profitabilitas, BCA berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp57,5 triliun, tumbuh 4,9 persen YoY. Performa ini didorong oleh pendapatan bunga bersih (NII) yang naik 4,1 persen serta pendapatan selain bunga yang melonjak 16 persen YoY.

Meski ekspansi kredit terus berjalan, BCA tetap menjaga prinsip kehati-hatian. Rasio Non-Performing Loan (NPL) terkendali di level 1,7 persen, sementara rasio Loan at Risk (LAR) membaik menjadi 4,8 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 5,3 persen. Dari sisi pendanaan, dana giro dan tabungan (CASA) naik 13,1 persen YoY menjadi Rp1.045 triliun.

BCA juga makin menunjukkan taringnya dalam pembiayaan berkelanjutan (ESG). Kredit ke sektor berkelanjutan tumbuh 11,7 persen YoY mencapai Rp255 triliun, atau menyumbang 25,8 persen dari total portofolio. Menariknya, pembiayaan ke sektor Energi Baru Terbarukan (EBT) melonjak dua kali lipat menjadi Rp6,2 triliun, serta kredit kendaraan listrik (EV) yang tumbuh 53 persen YoY.

Dalam hal teknologi, BCA terus bertransformasi dengan mengimplementasikan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk meningkatkan keamanan dan fraud detection. Aplikasi myBCA kini makin canggih dengan fitur QRIS Tap via NFC, akses via smartwatch, hingga fitur bahasa Mandarin. Sepanjang 2025, frekuensi transaksi digital BCA mencapai angka fantastis yakni 42 miliar transaksi.

Tidak hanya soal angka, BCA juga aktif dalam aksi kemanusiaan dan sosial melalui program Bakti BCA. Beberapa aksi nyata yang telah dilakukan antara lain penyaluran beasiswa bagi 8.500 pelajar, dukungan program Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) senilai USD1 juta untuk penanganan stunting, restorasi 11 titik mata air dan penanaman 242 ribu bibit pohon, dan pendampingan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan potensi ekspor mencapai Rp261 miliar.

Berkat kinerja gemilang tersebut, BCA memborong berbagai penghargaan internasional pada tahun 2025, termasuk sebagai World’s Most Trustworthy Companies dari Newsweek dan World’s Best Bank in Indonesia dari Forbes. (rmn)

Tags: bcakinerja perusahaanPerbankan

Berita Terkait.

APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS
Ekonomi

Indonesia Perjuangkan Masa Depan UMKM Inklusif di Forum APEC SMEWG 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:31
Perluas Jaringan Nasional, Geely Tambah Dua Diler Baru di Jabodetabek
Ekonomi

Perluas Jaringan Nasional, Geely Tambah Dua Diler Baru di Jabodetabek

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:57
Jelang Iduladha, Banjir Rendam Puluhan Rumah di Berbagai Daerah
Ekonomi

Pertamina-ERIA Perkuat Arah Transisi Energi, CCS/CCUS Jadi Senjata Baru Dekarbonisasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:34
API-IMA Ingatkan Risiko Pasar Jika Transisi Kebijakan Ekspor Tidak Terarah
Ekonomi

API-IMA Ingatkan Risiko Pasar Jika Transisi Kebijakan Ekspor Tidak Terarah

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:32
Tata Kelola Ekspor SDA Lewat Danantara, Optimistis APBN Menguat untuk Program MBG
Ekonomi

Tata Kelola Ekspor SDA Lewat Danantara, Optimistis APBN Menguat untuk Program MBG

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:02
b50
Ekonomi

Kawal Biodiesel B50, Ini Komitmen Efisiensi dari Produsen Filter Lokal

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:57

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5657 shares
    Share 2263 Tweet 1414
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    2987 shares
    Share 1195 Tweet 747
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2366 shares
    Share 946 Tweet 592
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2286 shares
    Share 914 Tweet 572
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1229 shares
    Share 492 Tweet 307
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.