• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Fokus Ketahanan Energi, PHE: Migas Tetap Jadi Pilar Utama Ketahanan Energi Nasional di Era Transisi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 23 Januari 2026 - 16:44
in Ekonomi
Direktur Keuangan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Bayu Kusuma Dewanto, saat memberikan keynote speech bertajuk "Staying Relevant: Navigating Change in a Dynamic World" dalam acara Pembekalan Calon Wisudawan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) di Grha Sabha Pramana, Selasa (20/1/2026). Foto: Dokumen PHE

Direktur Keuangan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Bayu Kusuma Dewanto, saat memberikan keynote speech bertajuk "Staying Relevant: Navigating Change in a Dynamic World" dalam acara Pembekalan Calon Wisudawan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) di Grha Sabha Pramana, Selasa (20/1/2026). Foto: Dokumen PHE

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menegaskan komitmennya bahwa sektor minyak dan gas bumi (migas) akan terus menjadi penopang utama ketahanan energi nasional. Hal ini tetap menjadi prioritas meskipun Indonesia tengah berada dalam proses transisi menuju energi rendah karbon.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Direktur Keuangan PHE, Bayu Kusuma Dewanto, saat memberikan keynote speech bertajuk “Staying Relevant: Navigating Change in a Dynamic World” dalam acara Pembekalan Calon Wisudawan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) di Grha Sabha Pramana, Selasa (20/1/2026).

BacaJuga:

Iran Buka Selat Hormuz, Kementerian ESDM: Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin

Perkuat Standardisasi Laboratorium Halal Nasional, BPJPH Benchmarking ke BPOM

Dukung Pembatasan Alih Fungsi Sawah oleh Kementerian ATR/BPN, Komisi II: Demi Ketahanan Pangan

“Di tengah transisi energi, sektor migas tetap berperan sebagai penopang utama ketahanan energi nasional. Arus kas dari bisnis migas memungkinkan Pertamina menjaga keberlanjutan investasi, termasuk untuk eksplorasi, peningkatan produksi, dan pengembangan bisnis rendah karbon,” ujar Bayu.

Sebagai Subholding Upstream Pertamina, PHE saat ini menghadapi tantangan besar berupa penurunan produksi alamiah (natural decline). Untuk mengatasinya, perusahaan menjalankan berbagai program strategis secara agresif, mulai dari kegiatan drilling (pengeboran), workover, hingga well intervention & well service (WIWS).

PHE juga menerapkan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) dan Improved Oil Recovery (IOR) untuk memaksimalkan potensi lapangan yang ada. Tak hanya itu, eksplorasi besar-besaran terus didorong karena Indonesia masih memiliki banyak cekungan migas yang belum terjamah.

“Indonesia masih memiliki potensi besar cekungan migas yang belum tereksplorasi. Ini membuka peluang investasi dan kolaborasi strategis guna mendukung keberlanjutan pasokan energi jangka panjang,” jelas Bayu.

Sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), PHE tidak menutup mata terhadap isu lingkungan. Perusahaan kini tengah mengembangkan teknologi Carbon Capture, Storage, and Utilization (CCS/CCUS) sebagai solusi dekarbonisasi.

Saat ini, PHE mengelola potensi kapasitas penyimpanan karbon mencapai 7,3 Giga Ton yang tersebar di 11 lokasi prioritas. Teknologi ini diharapkan mampu memperpanjang usia produktif lapangan migas sekaligus menekan emisi karbon secara signifikan.

Selain fokus pada operasional, PHE juga menekankan pentingnya tata kelola perusahaan yang bersih. Bayu menegaskan komitmen Zero Tolerance on Bribery (Nol Toleransi terhadap Penyuapan) dengan menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016.

Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh aktivitas bisnis hulu migas Pertamina terbebas dari praktik fraud dan penyuapan, sehingga investasi yang dilakukan dapat memberikan manfaat maksimal bagi negara dan masyarakat. (rmn)

Tags: Energi rendah KarbonKetahanan EnergiPHE

Berita Terkait.

Iran Buka Selat Hormuz, Kementerian ESDM: Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin
Ekonomi

Iran Buka Selat Hormuz, Kementerian ESDM: Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 01:21
Perkuat Standardisasi Laboratorium Halal Nasional, BPJPH Benchmarking ke BPOM
Ekonomi

Perkuat Standardisasi Laboratorium Halal Nasional, BPJPH Benchmarking ke BPOM

Sabtu, 18 April 2026 - 23:54
Dukung Pembatasan Alih Fungsi Sawah oleh Kementerian ATR/BPN, Komisi II: Demi Ketahanan Pangan
Ekonomi

Dukung Pembatasan Alih Fungsi Sawah oleh Kementerian ATR/BPN, Komisi II: Demi Ketahanan Pangan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:05
Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa di Halmahera Utara, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor
Ekonomi

Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa di Halmahera Utara, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor

Sabtu, 18 April 2026 - 19:43
Kolaborasi BTN dan Indosat Buka Jalan Baru Layanan Keuangan Digital Berbasis Ekosistem
Ekonomi

Kolaborasi BTN dan Indosat Buka Jalan Baru Layanan Keuangan Digital Berbasis Ekosistem

Sabtu, 18 April 2026 - 18:16
Nixon LP Napitupulu
Ekonomi

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Sabtu, 18 April 2026 - 15:25

BERITA POPULER

  • Halalbihalal

    Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    753 shares
    Share 301 Tweet 188
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    724 shares
    Share 290 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.