INDOPOSCO.ID – Sinergi Imigrasi Ngurah Rai dan Polri membuahkan hasil dengan pemulangan CCZ (45) buronan internasional asal Rumania yang terlibat kasus pembunuhan.
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Ferry Tri Ardhiansyah mengatakan CCZ merupakan buronan internasional yang masuk dalam daftar Interpol Red Notice atas keterlibatannya dalam kasus perampokan disertai pembunuhan di negara asalnya.
“CCZ ditangkap lebih dulu oleh Divisi Hubungan Internasional Polri bersama Ditreskrimum Polda Bali pada 15 Januari 2026, setelah aparat menelusuri keberadaannya yang sempat terdeteksi berpindah di wilayah Jakarta dan Bali sejak November 2025,” katanya dalam keterangan diterima pada Kamis (22/1/2026).
Menurutnya, berrdasarkan penelusuran keimigrasian, CCZ diketahui masuk ke Indonesia pada 14 November 2023 melalui Bandara Soekarno-Hatta dengan penerbangan dari Chengdu, China.
Ia sempat diduga meninggalkan Indonesia melalui Bandara Ngurah Rai menuju Kuala Lumpur.
“Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada catatan resmi perlintasan keluar wilayah Indonesia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, informasi tambahan dari NCB Bucharest yang dilacak melalui media sosial menguatkan bahwa CCZ masih berada di Bali.
Ia bahkan disebut menjalin hubungan dengan seorang perempuan warga lokal dan kerap menetap di kediamannya.
“Setelah operasi gabungan selama tiga hari, aparat berhasil meringkus CCZ,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses deportasi kemudian dilakukan oleh Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Imigrasi Ngurah Rai bersama Divhubinter Polri dan Polda Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.
“CCZ diberangkatkan menggunakan maskapai Qatar Airways dengan rute Denpasar–Doha–Bucharest pada Rabu (21/1/2026) dini hari pukul 00.30 WITA,” pungkasnya. (fer)










