• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Beijing Tegur Trump: Jangan Jadikan “Ancaman China” Dalih Ambisi Kuasai Greenland

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 20 Januari 2026 - 13:00
in Internasional
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun. Foto: Dok. ANTARA/Desca Lidya Natalia

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun. Foto: Dok. ANTARA/Desca Lidya Natalia

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah China meminta Amerika Serikat (AS) menghentikan upaya menjadikan China sebagai alasan untuk membenarkan ambisi menguasai Greenland. Beijing menilai narasi “ancaman China” yang disampaikan Presiden AS Donald Trump tidak berdasar dan bertentangan dengan hukum internasional.

“Kami mendesak AS untuk berhenti menggunakan apa yang disebut ‘ancaman China’ sebagai dalih untuk mencari keuntungan pribadi,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing, Senin (19/1/2026).

BacaJuga:

DPD RI Dorong Pengakuan Masyarakat Adat Papua Tak Berhenti di Jenewa

Kecam Narasi Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB, Komisi I Tawarkan 3 Pilar Solusi Strategis untuk Papua

Pengamat: Indonesia Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Pernyataan tersebut menanggapi klaim Presiden Donald Trump yang berulang kali menyebut Denmark tidak mampu melindungi Greenland dari potensi ancaman Rusia dan China. Trump bahkan menegaskan AS membutuhkan Greenland demi kepentingan keamanan nasional agar Beijing dan Moskow tidak memperluas pengaruhnya di kawasan Arktik.

Guo menegaskan bahwa posisi China terkait Greenland telah disampaikan secara konsisten dan merujuk pada prinsip hukum internasional.

“China telah menyatakan sikapnya dalam berbagai kesempatan. Tatanan internasional yang berlandaskan tujuan dan prinsip Piagam PBB harus dihormati dan ditegakkan,” tegasnya.

Sebagaimana dilansir dari Antara, Donald Trump sebelumnya menyindir kapasitas pertahanan Denmark di Greenland dengan menyebut negara tersebut hanya menempatkan satu unit patroli kereta luncur anjing, merujuk pada Sirius Dog Sled Patrol, yang menurutnya tidak cukup untuk menjaga pulau strategis tersebut.

Ketegangan meningkat setelah Trump pada Sabtu (17/1/2026) mengumumkan rencana pemberlakuan tarif 10 persen terhadap barang-barang dari delapan negara Eropa, yakni Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia, mulai 1 Februari. Tarif tersebut direncanakan naik menjadi 25 persen pada Juni, sebagai respons atas penolakan negara-negara tersebut terhadap wacana pengambilalihan Greenland oleh AS.

Delapan negara Eropa itu langsung mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam ancaman Washington dan menegaskan komitmen mereka terhadap keamanan kawasan Arktik. Bahkan, Uni Eropa disebut tengah mempertimbangkan langkah balasan, termasuk penerapan tarif senilai 93 miliar euro atau pembatasan akses perusahaan AS ke pasar Eropa.

Sejumlah negara Eropa, seperti Swedia, Belanda, Norwegia, Prancis, Inggris, Jerman, dan Finlandia, juga menyatakan kesiapan mengirim pasukan ke Greenland. Langkah ini sejalan dengan keputusan Angkatan Bersenjata Denmark yang akan memperkuat kehadiran militernya di pulau tersebut melalui kerja sama dengan NATO dan peningkatan intensitas latihan militer.

Di Amerika Serikat sendiri, Senat dari Partai Demokrat dilaporkan akan mengajukan rancangan undang-undang untuk menggagalkan rencana Trump memberlakukan tarif impor terhadap negara-negara Eropa, di tengah memanasnya polemik Greenland.

Diketahui, Greenland merupakan wilayah otonomi di bawah Kerajaan Denmark sejak 2009, setelah sebelumnya berstatus koloni hingga 1953. Pulau terbesar di dunia itu memiliki nilai strategis tinggi serta kekayaan sumber daya mineral. Meski memiliki pemerintahan sendiri dan kewenangan luas dalam urusan domestik, kebijakan luar negeri dan pertahanan Greenland tetap berada di bawah Kopenhagen. (dil)

Tags: Amerika SerikatbeijingChinaDenmarkDonald Trumpgreenlandnato

Berita Terkait.

DPD RI Dorong Pengakuan Masyarakat Adat Papua Tak Berhenti di Jenewa
Internasional

DPD RI Dorong Pengakuan Masyarakat Adat Papua Tak Berhenti di Jenewa

Minggu, 27 September 2026 - 22:06
Kecam Narasi Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB, Komisi I Tawarkan 3 Pilar Solusi Strategis untuk Papua
Internasional

Kecam Narasi Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB, Komisi I Tawarkan 3 Pilar Solusi Strategis untuk Papua

Minggu, 27 September 2026 - 19:04
Pengamat: Indonesia Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Internasional

Pengamat: Indonesia Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Minggu, 27 September 2026 - 18:05
abbas
Internasional

Mahmoud Abbas di Majelis Umum PBB: Kebijakan Israel Ancam Keberadaan Warga Palestina

Jumat, 25 September 2026 - 15:52
masoud
Internasional

Sambil Pamerkan Foto Korban Perang di PBB, Presiden Iran Sebut AS-Israel Pelaku Teror

Kamis, 24 September 2026 - 13:47
haji
Internasional

Konflik Saudi-Houthi Memanas, Komnas Haji: Keselamatan Jemaah Umrah Diutamakan

Senin, 21 September 2026 - 20:02

OLAHRAGA

Rahmat-Erwin-Abdullah
Olahraga

Pecahkan Rekor Dunia, Rahmat Erwin Sumbang Emas Kedua Indonesia di Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 27 September 2026 - 09:41

​INDOPOSCO.ID - Cabang olahraga (cabor) angkat besi kembali mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga bergengsi se-Asia. Lifter andalan Indonesia, Rahmat...

SelengkapnyaDetails
Karate

FORTIS Series-II 2026 Siapkan 231 Kelas, Bidik 1.750 Atlet Karate

Sabtu, 26 September 2026 - 22:12
Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri

Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

Sabtu, 26 September 2026 - 13:09
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3898 shares
    Share 1559 Tweet 975
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1027 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1007 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    998 shares
    Share 399 Tweet 250
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.