• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Sodetan Perumahan Ditolak Warga Kavling DKI, SDA Jakbar Cari Solusi Lain

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 19 Januari 2026 - 09:02
in Megapolitan
Spanduk-Penolakan

Spanduk penolakan terhadap rencana pembangunan sodetan dari sebuah perumahan, terpampang di kawasan Kavling DKI, Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (15/1/2026). Foto : Antara/Risky Syukur.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat (Jakbar) berencana mencari solusi lain untuk mengatasi genangan air di Kompleks DPA dan DPR Meruya Selatan, menyusul rencana pembuatan sodetan dari perumahan di ujung kompleks itu ditolak oleh warga Kavling DKI.

“Kalau ditolak warga, berarti kami tidak dapat berbuat apa-apa di sana. Akan kami cari solusi lainnya,” kata Kepala Suku Dinas SDA Jakbar, Purwanti Suryandari saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (18/1/2026).

BacaJuga:

Damkar Pastikan Belum Ada Aktivitas Kuliah saat Binus University Kebakaran

Auditorium Kampus Binus Kebakaran, 70 Personel Damkar Dikerahkan

Bogor dan Depok Darurat Tramadol, KPAI Sebut Masa Depan Anak Terancam

Purwanti menjelaskan, rencana pembuatan sodetan dari sebuah proyek perumahan di ujung Kompleks DPA dan DPR merupakan upaya untuk mengatasi banjir yang dikeluhkan warga setempat.

Namun, pembuatan sodetan itu dikhawatirkan oleh warga Kavling DKI akan membuat wilayah mereka rawan tergenang banjir. Pasalnya, posisi Kavling DKI Meruya Selatan lebih rendah dari perumahan tersebut.

“Saat ini kami baru melakukan pengukuran untuk melihat elevasi saluran yang ada saat ini. Pada saat pertemuan dengan warga kompleks DPA dan DPR dengan Ibu Wali Kota pada tanggal 5 Januari 2026, saya menyampaikan akan melakukan pengukuran untuk mencari solusi terkait permasalahan banjir yang terjadi di wilayah tersebut,” ucap Purwanti.

“Kalau tidak diukur, bagaimana saya tahu air itu bisa dialirkan kemana,” Purwanti melanjutkan.

Merespons penolakan warga Kavling DKI terhadap pembangunan sodetan tersebut, Purwanti menegaskan bahwa pembangunan itu masih dalam tahap perencanaan.

“Jadi saat ini sebenarnya masih dalam tahap perencanaan. Belum ada kegiatan apa-apa di sana,” kata Purwanti.

Sebelumnya, Warga di kawasan Kavling DKI, Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat menolak rencana pengalihan sodetan atau jalur pembuangan air dari sebuah perumahan yang tengah dibangun, di sekitar wilayah mereka.

Ketua RT 04 RW 06 Meruya Selatan, Fajar Aridwianto di Jakarta, Kamis, menyebut, lokasi perumahan besar itu memiliki ketinggian tanah lebih dari satu meter dibandingkan Kavling DKI, sehingga pengalihan sodetan berpotensi menimbulkan banjir di lingkungan permukiman.

“Jadi kalau aliran air masuk ke saluran RT 04, yang terjadi kita berubah dari RT yang kering jadi embung. Air pasti mengalir ke bawah,” kata Fajar dikutip Antara.

Ia pun menegaskan bahwa warga pada dasarnya tidak mempermasalahkan adanya pembangunan perumahan di sekitar wilayah mereka.

“Sebenarnya kita tak ada masalah dengan adanya pembangunan. Hanya pada waktu mereka punya rencana untuk melakukan sodetan dari saluran ke sini, makanya kita mempersoalkan,” ucap Fajar. (aro)

Tags: JakbarMeruya SelatanSodetan Perumahan

Berita Terkait.

damkar
Megapolitan

Damkar Pastikan Belum Ada Aktivitas Kuliah saat Binus University Kebakaran

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:22
kebakaran
Megapolitan

Auditorium Kampus Binus Kebakaran, 70 Personel Damkar Dikerahkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:16
tramadol
Megapolitan

Bogor dan Depok Darurat Tramadol, KPAI Sebut Masa Depan Anak Terancam

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:43
cuaca
Megapolitan

Cuaca di Jakarta Jumat, Didominasi Berawan Hingga Potensi Hujan di Sebagian

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:07
manggarai
Megapolitan

Stasiun Manggarai Diperkuat sebagai Simpul Integrasi Transportasi di Jabodetabek

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:15
William
Megapolitan

Daan Mogot Ditutup Sebagian, DPRD Minta Pemprov DKI Serius Atur Rekayasa Lalin

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:34

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2826 shares
    Share 1130 Tweet 707
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1221 shares
    Share 488 Tweet 305
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,4 Guncang Trenggalek di Jawa Timur

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    829 shares
    Share 332 Tweet 207
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.