• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

China Minta Pakta Militer Filipina-Jepang Tak Usik Stabilitas Kawasan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 17 Januari 2026 - 15:45
in Internasional
china

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun berbicara dalam konferensi pers di Beijing (16/1/2026). Foto: ANTARA/Desca Lidya Natalia

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – China meminta agar perjanjian kemitraan pertahanan antara Filipina dan Jepang yang baru ditandatangani tidak merusak perdamaian dan stabilitas di kawasan.

“China selalu berpendapat bahwa kerja sama antarnegara tidak boleh menargetkan atau merugikan pihak ketiga, serta tidak boleh mengganggu perdamaian dan stabilitas kawasan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun di Beijing, Jumat (16/1/2026).

BacaJuga:

Indonesia dan Negara Muslim Kecam Israel tutup Masjid Al-Aqsa saat Ramadan

Trump Ancam Putus Hubungan dengan Spanyol

Iran Bantah Isu Pemimpin Tertinggi Baru Mojtaba Khamenei Terkena Serangan Bom

Pada Kamis, Filipina dan Jepang menandatangani sejumlah kerja sama keamanan, termasuk Perjanjian Akuisisi dan Layanan Lintas Batas (ACSA) yang memungkinkan dukungan logistik timbal balik antara angkatan bersenjata kedua negara.

Guo menyebut kesepakatan itu perlu disikapi hati-hati, mengingat sejarah militer Jepang di kawasan Asia selama Perang Dunia II yang menimbulkan penderitaan besar, termasuk di Filipina dan China.

Ia menilai Jepang tidak menunjukkan refleksi diri yang memadai atas masa lalunya dan justru memperluas pembangunan militernya dengan dalih keamanan, yang dinilai berpotensi mendorong remiliterisasi.

“Semua negara yang mencintai perdamaian harus menentang kebangkitan militerisme dan menjaga stabilitas kawasan,” ujar Guo.

China menegaskan akan terus memantau perkembangan kerja sama pertahanan tersebut dan menyerukan agar negara-negara terkait bertindak secara bertanggung jawab demi keamanan regional. (dam)

Tags: ChinaMiliter Filipina-JepangStabilitas Kawasan

Berita Terkait.

aqsa
Internasional

Indonesia dan Negara Muslim Kecam Israel tutup Masjid Al-Aqsa saat Ramadan

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:11
trump
Internasional

Trump Ancam Putus Hubungan dengan Spanyol

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:10
Mojtaba-Khamenei
Internasional

Iran Bantah Isu Pemimpin Tertinggi Baru Mojtaba Khamenei Terkena Serangan Bom

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:09
Konflik Dunia Memanas, Doli Kurnia Usul Indonesia Ambil Langkah Diplomatik Strategis
Internasional

Konflik Dunia Memanas, Doli Kurnia Usul Indonesia Ambil Langkah Diplomatik Strategis

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:40
Timur Tengah Memanas, 32 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran secara Bertahap
Internasional

Timur Tengah Memanas, 32 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran secara Bertahap

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:16
Mojtaba-Khamenei
Internasional

Trump Akui ‘Tidak Senang’ dengan Mojtaba Khamenei dan Ancam Habisi Jika Tak Ikuti Tuntutan AS

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:46

BERITA POPULER

  • osn

    Sejak Usia 4 Tahun Kenalin Tata Surya, 5 Kali Raih Juara Olimpiade Sains Nasional

    924 shares
    Share 370 Tweet 231
  • KPK Periksa ASN Bea Cukai dan Dua Pegawai Importir Terkait Kasus Suap Impor Barang KW

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Bangunan Cagar Budaya di Menteng Mendadak “Dilucuti”, Aktivitas Pembongkaran Tak Terlihat

    707 shares
    Share 283 Tweet 177
  • Ampas Teh

    929 shares
    Share 372 Tweet 232
  • Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 16 Ton Pasir Timah di Perairan Kepri

    776 shares
    Share 310 Tweet 194
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-14.56.53-2.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/Ketua-DKPP-RI-Ucapan-HUT-Indoposco-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/kpu-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.05.54.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.09.02.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.17.07.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.26.21-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.33.51.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.34.28.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.34.33.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.34.36.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.38.12.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.38.09.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.38.05.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/reelsvideo.io_1770980360242.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/ssstik.io_1770980454583.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/ssstik.io_1770980562250-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-15-at-14.35.24.mp4
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.