• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Mendukbangga: MBG Jadi Salah Satu Faktor Turunkan Stunting di Jabar

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 13 Januari 2026 - 04:40
in Nasional
menduk

Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji (kiri) saat mengunjungi rumah salah satu keluarga berisiko stunting untuk diberikan bantuan nutrisi selama enam bulan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (12/1/2026). ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji menyatakan Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu faktor penurunan stunting di Jawa Barat (Jabar), termasuk di Kabupaten Sukabumi.

Hal tersebut disampaikannya saat berdialog bersama tim pendamping keluarga (TPK) sekaligus memberikan bantuan kepada keluarga berisiko stunting di Kecamatan Kabandungan, Sukabumi, Senin (12/1/2026).

BacaJuga:

ANTAM Perkuat Komitmen ESG lewat Penanaman 5 Ribu Mangrove pada Gerak Hijau 2026

Mendagri Hadiri Pembukaan Piala Presiden, Harap Jadi Hiburan dan Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Gerak Hijau 2026 Satukan Pemerintah, Dunia Usaha dan Masyarakat Peduli Lingkungan

“Se-Indonesia itu ada 597.692 TPK, salah satu yang terbesar itu di Jawa Barat karena penduduknya terbanyak, 2,8 juta, termasuk di Sukabumi, kecamatannya 47, desanya 381. Karena itu, kalau kita mau bergerak, termasuk percontohan kuantitas itu Jabar. Alhamdulillah untuk stunting juga turunnya luar biasa di Jawa Barat,” katanya.

Ia mengemukakan, intervensi untuk menurunkan stunting terus dilakukan di Jawa Barat melalui kerja sama dengan berbagai pihak.

“Nanti apa yang bisa kita kerjakan, kita kerjakan, termasuk program MBG khusus ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD (3B),” ujar dia.

Namun demikian, menurutnya, angka stunting belum bisa dipastikan penurunannya, mengingat pengukuran harus dilakukan sesuai data, dan stunting juga dipengaruhi oleh berbagai faktor, tidak hanya asupan gizi, tetapi bisa dari sanitasi buruk, kurangnya air bersih, atau pernikahan dini.

Ia menjelaskan, Kemendukbangga/BKKBN memegang amanah turut mendistribusikan MBG sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025, di mana pada pasal 47 disebutkan Kemendukbangga/BKKBN mendayagunakan kader pendamping keluarga untuk distribusi MBG kepada sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan anak di bawah 5 tahun mulai usia 6 bulan, dan edukasi pola konsumsi pangan sehat di tingkat keluarga.

“Karena itu, kita cek di lapangan apakah ada masalah, mengingat ada beberapa tempat ternyata mungkin kemarin ada yang viral (pemberian MBG menggunakan kantong plastik), masalah itu kita pastikan jangan sampai terulang,” tuturnya.

Untuk itu, lanjut dia, TPK akan selalu berada di garda depan untuk membantu distribusi MBG khusus ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD, selain ditambahkan juga melalui intervensi program-program yang berkenaan dengan pengentasan stunting, seperti Gerakan Orang Tua Cegah Stunting (Genting).

Kader-kader TPK atau penyuluh Kemendukbangga/BKKBN memberikan MBG kepada sasaran 3B dalam waktu yang bervariasi, tetapi, Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kemendukbangga/BKKBN menetapkan standar pemberian MBG bagi 3B yakni tiga kali berupa makanan kering dan dua kali makanan basah. Para kader juga memberikan langsung MBG pada keluarga risiko stunting yang membutuhkan.

Para kader yang mendistribusikan MBG ke rumah-rumah juga diberikan insentif Rp500-Rp1.000 per omprengnya. Di Kecamatan Kabandungan, lokasi yang dikunjungi Wihaji, total sasaran 3B yang diberikan MBG sebanyak 3.226 orang. (ney)

Tags: jabarmbgMendukbanggastunting

Berita Terkait.

ANTAM Perkuat Komitmen ESG lewat Penanaman 5 Ribu Mangrove pada Gerak Hijau 2026
Nasional

ANTAM Perkuat Komitmen ESG lewat Penanaman 5 Ribu Mangrove pada Gerak Hijau 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05
Mendagri Hadiri Pembukaan Piala Presiden, Harap Jadi Hiburan dan Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Nasional

Mendagri Hadiri Pembukaan Piala Presiden, Harap Jadi Hiburan dan Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:47
Gerak Hijau 2026 Satukan Pemerintah, Dunia Usaha dan Masyarakat Peduli Lingkungan
Nasional

Gerak Hijau 2026 Satukan Pemerintah, Dunia Usaha dan Masyarakat Peduli Lingkungan

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:16
MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak
Nasional

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Nasional

Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:40
Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Nasional

Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:53

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3199 shares
    Share 1280 Tweet 800
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1421 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2909 shares
    Share 1164 Tweet 727
  • Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.