INDOPOSCO.ID – Langit Jakarta menjadi saksi ketika sebuah visi besar tentang masa depan Timnas Indonesia mulai diucapkan dengan tegas, bukan sekadar janji, melainkan peta jalan menuju sepak bola kelas dunia.
Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, menyatakan bahwa dirinya tidak datang hanya untuk melatih, tetapi untuk membangun identitas dan arah yang jelas bagi skuad Garuda. Ia menegaskan bahwa filosofi sepak bolanya telah teruji, terutama saat membawa Kanada tampil kompetitif di level internasional.
“Jika melihat perjalanan saya menangani Timnas Kanada, saya punya filosofi yang jelas. Untuk bisa berkompetisi di level dunia, maka Anda membutuhkan satu atau dua pemain yang bermain di lima liga teratas,” kata Herdman kepada awak media di Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Menurut pelatih asal Inggris tersebut, keberadaan pemain yang terbiasa dengan tekanan tinggi dan tuntutan taktik modern sangat krusial bagi sebuah tim nasional. Meski begitu, ia menekankan bahwa status liga bukan satu-satunya ukuran.
“Saya selalu memilih pemain yang kariernya menunjukkan kisah terbaik. Karier sepak bola tentu tidak akan menipu. Jika Anda seorang pemain top, maka dipastikan Anda ingin bermain di level tertinggi,” ungkapnya.
Herdman juga melihat Indonesia bukan sekadar pasar besar sepak bola, tetapi ladang potensi yang belum sepenuhnya tergarap. Ia memuji mentalitas dan semangat pemain lokal yang menurutnya menjadi fondasi penting dalam membangun tim kuat.
“Dalam beberapa tahun ke depan, kami berharap bisa menemukan pemain yang kami ekspor ke Eropa, ke level tertinggi sepak bola dunia. Tugas saya adalah terus mencari dan mengembangkan pemain terbaik yang bermain di negara ini (Indonesia),” terangnya.
Pelatih berusia 50 tahun itu bahkan optimistis bahwa mencari talenta terbaik di Indonesia bukanlah pekerjaan rumit. Ia percaya kualitas bisa dibentuk jika fondasinya sudah ada.
“Tidak sulit melihat siapa pemain terbaik di negara ini. Anda hanya perlu mencari pemain terbaik, lalu membangun mereka,” ucap Herdman.
Mengenai peluang merekrut pemain keturunan atau pemain dengan hubungan darah Indonesia, Herdman memandangnya sebagai kesempatan strategis yang jarang dimiliki banyak negara. Menurutnya, kekuatan terbesar Indonesia justru terletak pada dukungan publik yang luar biasa.
“Dalam sepak bola, selalu ada peluang. Saya menilai bahwa keinginan tulus seorang pemain untuk bergabung dengan Timnas Indonesia adalah modal besar, bahkan bisa lebih berharga daripada sekadar reputasi atau asal liga tempat ia bermain,” tambahnya.
Dengan filosofi yang tegas, pandangan jangka panjang, dan keyakinan pada potensi lokal, Herdman seolah mengirim pesan bahwa perubahan besar tidak datang dari kebetulan, melainkan dari keberanian merancang masa depan sejak hari pertama. (her)










