INDOPOSCO.ID – Polisi meringkus dua pencuri sepeda motor bersenjata api yang beraksi di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. Kedua pelaku mengaku mendapatkan senjata api tersebut dari luar daerah pada akhir Desember lalu.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan, bahwa ada tiga pelaku yang diamankan dengan peran berbeda saat bersaksi di lapangan.
“Jadi terhadap ketiganya itu, pertama eksekutor utama adalah VV. Kemudian eksekutor kedua itu adalah RC. Ketiga adalah ini yang membantu dalam proses penadahannya, itu inisialnya AA,” kata Iman Imanuddin di Jakarta, Senin (12/1/2026).
Salah satu tersangka berinisial VV mengaku baru menjalankan aksi pencurian motor selama dua bulan, tepatnya setelah ia memiliki senjata api sejak akhir tahun 2025.
“(Senpi dapat dari) Lampung. (Beli) dari teman,” tutur salah satu tersangka dalam kesempatan yang sama.
Senjata api itu baru ia gunakan pertama kali saat beraksi di Palmerah pada Rabu (7/1/2026). Tersangka pun menyatakan penyesalan dan meminta maaf karena aksinya telah melukai warga.
“Menyesal, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujar tersangka inisial VV.
Peristiwa pencurian motor yang digagalkan itu sempat terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, dua pelaku spesialis pencurian motor tampak panik karena aksi mereka digagalkan warga.
Salah satu pelaku kemudian melepaskan tembakan ke arah korban. Peluru mengenai kaki kanan korban, tepat di bagian betis. Warga yang berada di lokasi segera melarikan korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. (dan)










