• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Puluhan Anak Terpapar Radikalisme, KPAI Tuntut Ketegasan Tanggung Jawab di Ruang Digital

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 10 Januari 2026 - 14:45
in Nasional
Senpi

Senjata yang digunakan terduga pelaku saat terjadi ledakan di SMAN 72 Jakarta. Foto: Dokumentasi pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengkritik kebijakan pemerintah dalam mengontrol aktivitas anak di ruang digital, yang dinilai masih jauh dari harapan dan belum efektif memberikan perlindungan maksimal.

Hal tersebut seraya merespons temuan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, yang mengungkapkan puluhan anak di berbagai wilayah Indonesia terpapar paham radikalisme, white supremacy, hingga Neo-Nazi.

BacaJuga:

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Percepatan Pendataan Warga Terdampak Konflik di Jayawijaya dan Lanny Jaya

Wamendagri Bima Arya: Ketahanan Bencana Dibangun Sejak Perencanaan Pembangunan

DPR Minta Pencarian Optimal Hilangnya 5 Jurnalis saat Liputan Erupsi Anak Krakatau

“Memang pemerintah kita saat ini, punya beberapa kebijakan, tentang mengontrol anak di dunia internet. Tetapi saya kira masih jauh dari harapan, masih belum efektif,” kata Wakil Ketua KPAI Jasra Putra dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

Menurutnya, ketegasan pembagian tanggung jawab di semua lini sangat diperlukan agar keberhasilan peraturan tersebut dapat diukur dengan jelas. Termasuk halnya soal perlindungan anak saat berselancar di media sosial.

“Masih perlu ketegasan, siapa yang memegang tanggung jawab di berbagai tingkatan. Agar peraturan ini dapat diukur keberhasilannya,” ucap Jasra.

Ia menyayangkan jika berbagai regulasi terkait peredaran produk platform elektronik di Indonesia terkesan tidak berdaya, padahal aturan tersebut seharusnya mampu melindungi anak-anak secara maksimal.

“Karena sayang ya, kita punya berbagi regulsai yang terkait peredaran produk platform elektronik di Indonesia, bila lebih nampak tumpul dibanding bisa menyelematkan anak-anak kita,” imbuh Jasra.

Di samping itu, ia berpendapat masalah akarnya puluhan anak Indonesia terpapar paham radikalisme adalah situasi pengasuhan. Tidak hanya di rumah, termasuk di lingkungan dan sekolah.

“Karena tidak ada respons yang sama atas situasi anak. Yang akhirnya anak kita mudah direbut, dijebak jaringan ini,” kesal Jasra. Diketahui paparan itu diduga menyebar melalui grup percakapan internasional bernama True Crime Community. (dan)

Tags: KPAIRadikalismeruang digital

Berita Terkait.

ribka
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Percepatan Pendataan Warga Terdampak Konflik di Jayawijaya dan Lanny Jaya

Rabu, 9 September 2026 - 22:42
bima
Nasional

Wamendagri Bima Arya: Ketahanan Bencana Dibangun Sejak Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 22:22
dasco
Nasional

DPR Minta Pencarian Optimal Hilangnya 5 Jurnalis saat Liputan Erupsi Anak Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 22:12
pelajar
Nasional

PISA 2025 Indonesia Naik, P2G Sorot Tingginya Angka Perundungan Murid

Rabu, 9 September 2026 - 20:02
kasal
Nasional

Kapal Selam Indonesia Terancam “Bolong”, Kasal Buka Opsi Beli Interim

Rabu, 9 September 2026 - 19:29
p2mi
Nasional

Baru 3.879 Peserta, Program SMK Go Global Masih Jauh dari Target 40.000 di 2026

Rabu, 9 September 2026 - 19:09

OLAHRAGA

games
Olahraga

Badai dan Banjir Terjang Nagoya, Latihan Kontingen Indonesia Asian Games 2026 Terancam Terganggu

Editor Dilianto
Rabu, 9 September 2026 - 21:21

INDOPOSCO.ID - Badai yang menerjang Nagoya, Jepang, berdampak langsung terhadap aktivitas Kontingen Indonesia jelang Asian Games 2026 di Negeri Matahari...

SelengkapnyaDetails
tohir

Erick Thohir Kerucutkan Perburuan Medali Asian Games 2026, 21 Cabor Jadi Fokus

Rabu, 9 September 2026 - 21:11
liga

Jadwal Liga Champions: Liverpool-Arsenal Hadapi Ujian Berat, Barca-PSG Jumpa Lawan “Mudah”

Rabu, 9 September 2026 - 18:18
menpora

Pesan Menpora Jelang Asian Games 2026: Kejar Emas, Jangan Main-Main dengan Anggaran

Rabu, 9 September 2026 - 18:08
Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Rabu, 9 September 2026 - 09:57

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.