INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto meninjau pembangunan jembatan bailey Sungai Garoga setibanya di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Rabu (31/12/2025). Jembatan tersebut merupakan akses vital yang sempat lumpuh total diterjang banjir bandang menerjang tiga provinsi di Sumatera pada November lalu.
Awalnya Prabowo menyapa sejumlah anggota Polri yang membantu penanganan bencana di lokasi. Ia kemudian berjalan menghampiri mereka dan menyalami tangannya satu per satu.
“Kau dari mana asal?,” tanya Prabowo kepada para anggota Polri itu dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, Tapanuli Selatan, Rabu (31/12/2025).
“NTT, Flores, Kabupaten Ende,” jawab salah satu anggota Polri itu. “Saya pernah ke sana,” respons Prabowo.
Prabowo melanjutkan langkahnya untuk menghampiri warga, sembari berbincang dengan Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu dan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.
Rombongan Prabowo yang ditemani Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berjalan bersama melintasi jembatan itu.
“Pak Menko, Cocoknya warna apa ini (jembatan-red)?,” tanya Prabowo kepada AHY. “Siap, Bapak (Presiden),” jawab AHY.
Ia juga meminta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Pembangunan Kewilayahan AHY mencatat persoalan dalam pembangunan infrastruktur pascabenca banjir dan longsor di wilayah Tapanuli Selatan. “Nanti dicek masalahnya apa ya,” pesan Prabowo. “Siap,” jawab AHY.
Sungai Garoga di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, mengalami dampak sangat parah akibat banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi sejak akhir November dan awal Desember 2025. Jembatan penghubung antara Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah sempat hanyut diterjang banjir.
Aliran Sungai Garoga tersumbat oleh puluhan hingga ratusan kayu gelondongan masif yang diduga berasal dari pembalakan hutan di wilayah hulu. Material kayu ini memperparah kerusakan infrastruktur saat banjir terjadi. (dan)




















