INDOPOSCO.ID – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) terus menggerakkan perguruan tinggi dalam mendukung upaya pemulihan, pasca bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera.
“Kami mendorong keterlibatan aktif sivitas akademika dalam penyaluran bantuan logistik, layanan kesehatan, hingga dukungan pemulihan sosial,” ujar Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dalam keterangan, Minggu (28/12/2025).
Menurutnya, kehadiran nyata Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) dan perguruan tinggi menjadi simpul koordinasi di lapangan. Sehingga memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah (Pemda) dan pemangku kepentingan lainnya.
“Di Sumatera Barat, tim dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Padang (UNP) melanjutkan kegiatan kunjungan lapangan ke sejumlah desa terdampak di Kecamatan Tanjung Raya dan wilayah sekitar Kabupaten Agam,” terangnya.
“Bantuan yang disalurkan mencakup logistik dasar, peralatan rumah tangga, perlengkapan pertanian, serta kebutuhan sandang sebagai bagian dari dukungan pemulihan aktivitas warga pascabencana,” sambungnya.
Lalu, dikatakan dia, Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh (FK Unimal) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat menghadirkan layanan mobile clinic. Dari layanan tersebut anak-anak dan ibu hamil di Kecamatan Muara Batu mendapat pemeriksaan kesehatan dari dokter spesialis anak dan spesialis gizi klinik.
“Layanan kesehatan ini termasuk penanganan anak dengan disabilitas serta kondisi genetik albinisme,” ungkapnya.
Selain itu, masih ujar dia, tim FK Unimal juga menyediakan edukasi praktis terhadap orang tua mengenai pola asuh, pencegahan infeksi terhadap anak, dan pemenuhan gizi seimbang untuk anak.
Pada 24–26 Desember 2025 lalu, menurutnya, tim relawan berjumlah 25 orang dari Universitas Teuku Umar (UTU), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) berjuang membuka akses jalan untuk mencapai pengungsian warga di daerah Pesantren, Bale Reje Kampung Pantan Kemuning, dan Kampung Tunyang.
Di ketiga lokasi tersebut, dikatakan dia, dibuka posko kesehatan darurat dan disalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak bencana. Di Sumatera Utara, Universitas Islam Indonesia (UII) bersama Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UII mengerahkan tim pelayanan kesehatan pada Sabtu (27/12/2025) di Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah.
“Layanan kesehatan diberikan kepada warga pengungsian dan masyarakat sekitar melalui pemeriksaan medis dasar, penanganan keluhan kesehatan umum dan penyakit kronis, serta identifikasi kasus yang membutuhkan rujukan lanjutan,” ujarnya.
“Selain layanan medis, tim juga memberikan edukasi kesehatan dan dukungan awal pemulihan psikososial bagi warga terdampak,” imbuhnya. (nas)




















