• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Inovasi dari Laut, PHE WMO Menjahit Ekologi dan Ekonomi di Bangkalan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 25 Desember 2025 - 13:31
in Ekonomi
phe

Perwakilan PHE WMO bersama pemangku kepentingan dan juga awak media meninjau kawasan Pantai Pasir Putih Tlangoh, Bangkalan, pada Senin (22/12/2025). Foto: Herry Rosadi/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pantai Tlangoh di Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura, Prvinsi Jawa Timur pernah berada di ambang kehilangan. Setiap tahun, garis pantainya tergerus hingga tujuh meter. Abrasi, penambangan pasir ilegal, dan tumpukan sampah pesisir membuat kawasan ini perlahan kehilangan fungsi ekologis sekaligus potensi ekonominya. Namun, cerita itu kini berubah arah.

PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) menghadirkan pendekatan berbeda dalam upaya pemulihan pesisir. Melalui Program Pengembangan Wisata Pesisir Terintegrasi Pantai Pasir Putih Tlangoh, perusahaan tidak hanya berupaya menahan laju abrasi, tetapi juga membuka jalan baru bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

BacaJuga:

BUMD Leaders Forum 2026: Sinergi Pembiayaan hingga Aset untuk Jakarta yang Tangguh

Keterbatasan Fiskal Bukan Hambatan, BPD Diminta Jadi Motor Ekonomi Daerah

Pramono Minta BUMD Jakarta Tak Lagi “Jago Kandang”, Siap Ekspansi Lebih Luas

Sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang mengelola Blok West Madura Offshore sejak 2011, PHE WMO menjalankan operasional hulu migas di lepas pantai barat Madura dengan capaian produksi hingga Juni 2024 sebesar 1.703 barel minyak per hari (BOPD) dan 26,454 MMSCFD gas. Di saat yang sama, perusahaan memperkuat komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian dari tanggung jawab jangka panjangnya.

Salah satu inovasi kunci yang diterapkan adalah hexa reef, struktur buatan berbentuk segi enam yang dipasang di dasar laut. Struktur ini dirancang untuk memperlambat arus, menahan pasir, dan meredam energi gelombang. Hingga kini, sebanyak 390 ton hexa reef telah ditanam di perairan Pantai Tlangoh, memanfaatkan keahlian PHE WMO dalam rekayasa struktur lepas pantai.

Dampaknya mulai terasa. Studi tahun 2025 mencatat terbentuknya akresi pantai hingga lima meter di beberapa segmen. Lebih dari itu, hexa reef berkembang menjadi habitat baru bagi ekosistem laut. Sedikitnya 20 spesies ikan karang teridentifikasi hidup di sekitar struktur tersebut, bersamaan dengan tumbuhnya terumbu karang alami yang memperbaiki kualitas perairan.

Transformasi ekologis ini beriringan dengan perubahan sosial dan ekonomi. Area yang dahulu dikenal sebagai titik pembuangan sampah kini menjelma menjadi destinasi wisata Pantai Pasir Putih Tlangoh. Aktivitas wisata mendorong tumbuhnya lebih dari 40 UMKM lokal, membuka lapangan kerja baru, termasuk bagi mantan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang memilih kembali dan membangun usaha di kampung halaman.

Manager Communication Relations & CID Regional 4, Rahmat Drajat, menegaskan program ini selaras dengan strategi perusahaan dalam Konsep One Belt One Road (OBOR) serta mendukung agenda global Sustainability Development Goals (SDGs).

“Pengembangan Pantai Pasir Putih Tlangoh sejalan dengan cita-cita besar PHE WMO untuk memajukan pesisir utara Bangkalan melalui payung program One Belt One Road (OBOR),” ujarnya dalam kunjungan lapangan Pertamina bersama awak media di Bangkalan, Senin (22/12/2025).

“Selain itu, dengan inovasi hexa reef yang diterapkan harapannya bisa menjadi Solusi permasalahan abrasi pantai Bangkalan sehingga bisa mendorong untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan desa Tlangoh melalui pariwisata,” tambahnya.

Sementara itu, Senior Manager Relations Regional Indonesia Timur, Sigit Dwi Aryono, menegaskan program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam kerangka ESG, khususnya pada aspek sosial dan hubungan dengan masyarakat sekitar wilayah operasi.

“Harapannya, kami dapat menjalankan peran kami semaksimal mungkin sebagai pendukung ketersediaan energi negeri, di sisi lain juga menumbuhkan kemandirian bagi masyarakat lokal,” jelasnya.

Kini, Pantai Tlangoh bukan lagi sekadar garis pantai yang terancam hilang. Ia menjadi contoh bagaimana inovasi teknologi, kolaborasi, dan keberpihakan pada masyarakat dapat menjahit kembali hubungan antara laut dan kehidupan, menahan gelombang hari ini, sekaligus membuka harapan untuk masa depan pesisir yang lebih berkelanjutan. (her)

Tags: EkologiPantai TlangohPHE WMO

Berita Terkait.

bumd
Ekonomi

BUMD Leaders Forum 2026: Sinergi Pembiayaan hingga Aset untuk Jakarta yang Tangguh

Sabtu, 18 April 2026 - 09:09
bpd
Ekonomi

Keterbatasan Fiskal Bukan Hambatan, BPD Diminta Jadi Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 18 April 2026 - 08:30
pram
Ekonomi

Pramono Minta BUMD Jakarta Tak Lagi “Jago Kandang”, Siap Ekspansi Lebih Luas

Sabtu, 18 April 2026 - 08:10
AHH
Ekonomi

Deadline Halal 2026 Kian Dekat, Industri Kosmetik dan Logistik Dipacu Berbenah

Sabtu, 18 April 2026 - 01:28
Bridgestone
Ekonomi

Bridgestone Indonesia Perkuat Hubungan Industrial Lewat PKB Baru, Arahkan Kolaborasi Lebih Transformatif

Jumat, 17 April 2026 - 23:26
Menkop
Ekonomi

Menkop: KDKMP Jadi Instrumen Utama Mengubah Arah dan Kebijakan Ekonomi Berbasis Konstitusi

Jumat, 17 April 2026 - 23:16

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.