INDOPOSCO.ID – Pemerintah mendorong percepatan penanganan darurat ke pemulihan pasca banjir dan longsor di Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Agam mempercepat pembangunan Hunian Sementara (Huntara) tahap I.
Lokasi di Lapangan SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembaian, Kabupaten Agam dibangun 117 unit Huntara. “Pembangunan ditargetkan akan rampung pada 30 Desember 2025,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, BNPB Abdul Muhari dalam keterangan, Rabu (24/12/2025).
Percepatan ini, menurutnya, karena ruang kelas sekolah dasar (SD) yang saat ini digunakan sebagai pos pengungsian, akan segera digunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar semester dua di Januari 2026 mendatang.
“Para pengungsi dapat segera menempati huntara tersebut sebelum tanggal 5 Januari 2026,” katanya.
Ia menambahkan, huntara tahap II akan dibangun segera di Lapangan bola Padang Sibabaju sebanyak 85 unit dan di Lapangan Bola Jajaran Tantaman sebanyak 7 unit. Sehingga total huntara yang akan dibangun di Kecamatan Palembaian sebanyak 207 unit. Sementara di Kabupaten Agam total huntara yang akan dibangun mencapai 584 unit.
“Ini adalah upaya kita untuk memberikan tempat yang lebih layak bagi masyarakat kita yang mengungsi,” katanya.
Ia menuturkan, BNPB akan terus mendukung penuh seluruh upaya darurat maupun pemulihan di Kabupaten Agam. “Pembangunan huntara di lokasi ini (Lapangan SDN 05 Kayu Pasak) menjadi fokus utama dikarenakan ruang kelas sekolah tersebut digunakan untuk pengungsi,” ujarnya.
“Harapannya tanggal 5 nanti sudah bisa diserahterimakan unitnya dan sekolah bisa digunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar,” sambungnya.
Ia mengatakan, BNPB secara simultan melakukan pembangunan huntara, pemenuhan kebutuhan pendidikan, pemulihan psikologis, dan pemenuhan kebutuhan lainnya. Diketahui, Kabupaten Agam sendiri telah menetapkan perpanjangan Status Tanggap Darurat terhitung sejak tanggal 23 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. (nas)




















