INDOPOSCO.ID – Eiger Adventure bersama Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) menyalurkan bantuan logistik untuk korban banjir dan longsor di wilayah Sumatera. Sinergi itu menunjukkan pentingnya kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah dalam penanganan pascabencana.
Total 5 ton bantuan pakaian baru sebanyak 19.000 potong diserahkan untuk korban banjir di Sumatera. Bantuan yang mencakup jaket, kaos, kemeja, dan tas ini melengkapi ribuan paket sembako yang juga telah disalurkan.
Direktur PT Eigerindo Multi Produk Industri yang mewakili EIGER Adventure Imanuel Wirajaya menyatakan, bahwa kehadiran pihaknya dalam situasi bencana berangkat dari nilai empati dan tanggung jawab sebagai brand lokal Indonesia.
“Di tengah situasi bencana, yang paling dibutuhkan adalah kehadiran dan empati. Kami berupaya memastikan bahwa bantuan yang kami salurkan bukan sekadar barang, tetapi juga pesan bahwa para penyintas tidak sendiri,” kata Imanuel Wirajaya dalam keterangannya, Jakarta, Senin (22/12/2025).
Sebagai brand yang tumbuh dari kecintaan pada alam dan petualangan selama 36 tahun, pihaknya memandang bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak dapat dipisahkan dari kepedulian terhadap manusia.
“Kami memahami betapa pentingnya keselarasan antara alam dan manusia yang berdiri di atasnya. Karena itu, kepedulian terhadap sesama adalah bagian yang tidak terpisahkan dari cara kami memaknai hubungan manusia dengan alam,” ujar Imanuel Wirajaya.
World Wide Fund for Nature (WWF), National Geographic, Atjeh Connection serta Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Deputi Bidang Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati mengapresiasi kepada kementerian atau lembaga hingga pihak swasta telah memberikan sumbangsih, berupa bantuan kepada masyarakat terdampak bencana, di Provinsi Sumatra Utara, Aceh dan Sumatra Barat.
“Sekecil apa pun bentuk solidaritas yang kita berikan kepada masyarakat terdampak akan berpengaruh pada keberlangsungan hidup mereka. Kami tidak hanya mengirimkan logistik, tetapi juga menghadirkan harapan,” jelas Raditya Jati terpisah dalam laman resmi BNPB baru-baru ini. (dan)





















