• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pratikno : Nataru 2025/2026 Bukan Nataru Biasa, Pelayanan Harus ‘Plus-Plus’ di Tengah Tantangan Bencana

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 16 Desember 2025 - 14:24
in Nasional
pratikno

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno (lima dari kanan) menegaskan bahwa perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) menghadapi tantangan yang lebih berat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) menghadapi tantangan yang lebih berat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Terutama akibat bencana hidrometeorologi yang berdampak luas di sejumlah wilayah Indonesia. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Pelayanan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, di STIK LEMDIKLAT POLRI, Jakarta, pada Senin (15/12/2025).

Menko Pratikno menjelaskan, Nataru kali ini berlangsung di tengah situasi darurat bencana hidrometeorologi yang masih terjadi dan berpotensi berkembang di berbagai daerah, khususnya di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Kondisi ini menjadi tantangan besar karena sejumlah wilayah terdampak merupakan daerah dengan mayoritas penduduk yang merayakan Natal.

BacaJuga:

Harga Emas Antam Hadapi 2 Skenario Pekan Ini, Pengamat Ungkap Level Kuncinya

Wamendiktisaintek: Kenalin Potensi Diri Siap Hadapi Persaingan Global

Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam ke-42 di Surabaya, Resmi Dibuka

“Nataru kali ini bukan Nataru yang standar. Ini Nataru ‘plus-plus’, maksudnya Nataru yang disertai tantangan berlapis. Dimasa nataru tahun ini berdekatan dengan kejadian bencana alam di wilayah Sumatera. Masyarakat di wilayah terdampak bencana masih berada dalam kondisi rumah rusak, akses listrik belum sepenuhnya pulih, bahkan sejumlah fasilitas peribadatan belum dapat dimanfaatkan secara optimal. Harus kita hadapi bersama berbagai tantangan tersebut,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa di Sumatra Utara, beberapa kabupaten seperti Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga memiliki persentase penduduk Nasrani yang besar, namun hingga kini masih menghadapi dampak bencana, mulai dari kerusakan rumah, keterbatasan listrik, hingga warga yang masih berada di pengungsian.

“Saudara-saudara kita merayakan Natal dalam kondisi rumah belum pulih, sebagian masih di pengungsian, gereja terdampak, dan akses terbatas. Ini menjadi perhatian ekstra bagi kita semua,” ujarnya.

Menko PMK menekankan bahwa periode Nataru tahun ini berlangsung cukup panjang, yakni selama dua pekan, mulai 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Pemerintah memprediksi puncak arus mudik tahap pertama terjadi pada 20 Desember, puncak kedua pada 24 Desember, sementara arus balik diperkirakan pada 28 Desember dan 4 Januari. Dalam rentang waktu tersebut, diperkirakan terjadi pergerakan penduduk dalam skala besar, sementara pada saat yang sama risiko bencana hidrometeorologi masih cukup tinggi.

Ia menegaskan bahwa pengamanan dan pelayanan Nataru pada dasarnya merupakan agenda rutin yang telah dilaksanakan setiap tahun. Namun, dalam situasi saat ini, seluruh kesiapan yang selama ini sudah berjalan harus ditingkatkan secara signifikan, disertai kewaspadaan tinggi terhadap dampak bencana.

“Pengamanan Nataru selama ini sudah kita lakukan dengan baik harus tetap dijalankan, tetapi tahun ini perlu ditingkatkan. Bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga kesiapsiagaan terhadap bencana, cuaca ekstrem, dan kondisi darurat lainnya,” tegasnya.

Menko PMK menambahkan bahwa perhatian ekstra harus diberikan tidak hanya di wilayah yang telah terdampak bencana, tetapi juga di daerah lain yang berisiko tinggi, seiring perkembangan fenomena cuaca ekstrem dan pergeseran siklon tropis. Berdasarkan pemantauan BMKG, sejumlah wilayah seperti Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, hingga wilayah perairan juga perlu diwaspadai.

Menurutnya, tantangan Nataru tahun ini tidak hanya menyangkut pengamanan tempat ibadah, tetapi juga memastikan akses transportasi tetap aman di tengah cuaca buruk, menjaga keselamatan perjalanan laut dan udara, meningkatkan kesiapan layanan kesehatan, serta menjamin layanan inklusif bagi kelompok rentan seperti perempuan, anak-anak, lansia, penyandang disabilitas, serta ibu hamil dan menyusui.

Dalam kesempatan tersebut, Menko PMK juga meminta Kapolri dan seluruh jajaran kepolisian, khususnya para Kapolda di daerah, untuk bekerja lebih ekstra dalam mengamankan perayaan Nataru. Selain pengamanan rumah ibadah dan pusat keramaian, aparat juga diminta mengantisipasi potensi bencana lanjutan yang dapat mengganggu keselamatan masyarakat. “Nataru kali ini menuntut kerja yang lebih ekstra. Kita harus memastikan masyarakat tetap bisa merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman, sekaligus terlindungi dari risiko bencana yang masih mengancam. Mohon dukungan kerja lebih ekstra menghadapi tantangan yang lebih ekstra pada tahun ini,” pungkasnya.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Polri siap menggelar operasi pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 secara terpusat dan terpadu di seluruh wilayah Indonesia. Pengamanan dilakukan melalui pendirian pos pelayanan dan pos pengamanan terpadu di berbagai titik strategis, mulai dari tempat ibadah, jalur transportasi, pusat keramaian, hingga kawasan wisata.

Kapolri menjelaskan bahwa pengamanan Nataru tahun ini mendapat perhatian khusus karena adanya potensi cuaca ekstrem. Ia menegaskan bahwa pos pelayanan terpadu akan diperkuat dengan fasilitas dan personel lintas kementerian dan lembaga, guna memastikan respon cepat apabila terjadi situasi darurat.

“Selain pengamanan arus mudik dan perayaan Natal serta Tahun Baru, kami juga menyiapkan dukungan tambahan di pos-pos terpadu untuk menghadapi potensi bencana. Mulai dari kesiapan SAR, pengungsian, hingga peralatan evakuasi yang dibutuhkan di lapangan,” ujar Kapolri. (ney)

Tags: Menko PMKnatarupratikno

Berita Terkait.

Harga Emas Antam Hadapi 2 Skenario Pekan Ini, Pengamat Ungkap Level Kuncinya
Nasional

Harga Emas Antam Hadapi 2 Skenario Pekan Ini, Pengamat Ungkap Level Kuncinya

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:55
fauzan
Nasional

Wamendiktisaintek: Kenalin Potensi Diri Siap Hadapi Persaingan Global

Senin, 19 Oktober 2026 - 02:20
kongres
Nasional

Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam ke-42 di Surabaya, Resmi Dibuka

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:30
ferry
Nasional

Unpad Open Golf Tournament 2026 Jadi Ajang Silaturahmi & Kontribusi Pendidikan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:23
bonaparte
Nasional

Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:02
gempa
Nasional

Gempa Berkekuatan M5,1 dan M4,1 Guncang Manggarai di NTT Berturut-turut

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:51

OLAHRAGA

Sabet Gelar Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron/Soh, Fajar Ungkap Kunci Kemenangan
Olahraga

Sabet Gelar Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron/Soh, Fajar Ungkap Kunci Kemenangan

Editor Ali Rachman
Senin, 19 Oktober 2026 - 11:06

INDOPOSCO.ID - Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tampil luar biasa untuk merebut gelar juara Denmark Open 2026. Ganda putra Indonesia itu...

SelengkapnyaDetails
Zaskia Putri Salurante

Zaskia Salurante Ukir Prestasi di Polandia, FORKI Soroti Pentingnya Jam Terbang Internasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:24
Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:39
Persija Tantang Persita di Banten, Ujian Konsistensi Sang Pemuncak Klasemen

Persija Tantang Persita di Banten, Ujian Konsistensi Sang Pemuncak Klasemen

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:59
gp

Fasilitas dari Bea Cukai Ini Bantu Kesuksesan Penyelenggaraan Moto GP Mandalika 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2616 shares
    Share 1046 Tweet 654
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1389 shares
    Share 556 Tweet 347
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1228 shares
    Share 491 Tweet 307
  • IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1153 shares
    Share 461 Tweet 288
  • Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

    1088 shares
    Share 435 Tweet 272
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.