• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Penipuan Jasa Pernikahan, Kerugian Korban Belasan Miliar Rupiah

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:06
in Megapolitan
wo

Para korban penipuan "wedding organizer" di Polres Metro Jakarta Utara pada Minggu (7/12/2025) malam. Foto : Polres Metro Jakut

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa total kerugian para korban dalam perkara dugaan penipuan jasa penyelenggara pernikahan atau wedding organizer (WO) PT Ayu Puspita Sejahtera diperkirakan menembus Rp11,5 miliar.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Iman Imanuddin, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi sementara terhadap laporan yang telah diterima, nilai kerugian korban mencapai Rp11.588.117.160.

BacaJuga:

Peringatan Dini BMKG, Waspadai Potensi Hujan di Jakarta Akhir Pekan Ini

Penggerebekan Kampung Boncos: 3 Orang Ditangkap, Sajam dan Sabu Disita

5 Siswa SMK Strada 1 Rampungkan Magang Empat Bulan di BumiMas Permata Group

“Angka tersebut merupakan estimasi sementara dari laporan pengaduan yang masuk dan telah diverifikasi. Potensi kerugian masih dapat bertambah karena posko pengaduan masih dibuka,” ujar Iman saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (13/12/2025).

Ia menjelaskan, penyidik masih terus menerima laporan dari masyarakat sehingga jumlah korban maupun nilai kerugian diperkirakan belum final.

Dalam penanganan perkara ini, penyidik telah menetapkan dua orang sebagai tersangka. Penetapan tersebut dilakukan setelah penyidik mengantongi alat bukti serta fakta hukum yang cukup selama proses penyelidikan dan penyidikan berlangsung.

“Kami menetapkan tersangka berdasarkan fakta hukum dan alat bukti yang diperoleh dalam proses penyidikan,” katanya.

Iman juga mengungkapkan bahwa nilai kerugian yang dialami setiap korban tidak sama. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh skema pembayaran uang muka atau down payment (DP) yang diterapkan oleh pihak WO kepada para klien.

“Kerugian masing-masing korban bervariasi karena mereka diminta membayar DP lebih dulu. Ada yang mengalami kerugian sekitar Rp40 juta, Rp60 juta, dan nominal lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, penyidik turut mendalami dugaan penerapan skema Ponzi dalam pengelolaan bisnis WO tersebut. Dalam skema ini, dana dari klien baru digunakan untuk menutup kewajiban terhadap klien sebelumnya, sehingga menciptakan pola gali lubang tutup lubang.

“Tersangka menjalankan usahanya dengan sistem tersebut, yakni menutup kewajiban klien lama menggunakan dana dari pendaftar baru,” ungkap Iman.

Skema ini, lanjutnya, berlangsung cukup lama hingga akumulasi kewajiban membengkak dan pada akhirnya para tersangka tidak lagi mampu memenuhi tanggung jawab kepada para korban.

“Setelah berjalan dalam waktu tertentu, kerugian yang timbul menjadi sangat besar dan tidak lagi dapat dipenuhi,” tambahnya.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban penipuan WO PT Ayu Puspita Sejahtera agar segera melapor ke posko pengaduan yang telah disediakan untuk kepentingan pendataan serta pengembangan penyidikan lebih lanjut.

Hingga saat ini, kepolisian telah menerima 207 laporan, terdiri atas 199 pengaduan terkait pernikahan yang belum terlaksana dan delapan laporan polisi atas pernikahan yang telah berlangsung.

Laporan dan pengaduan tersebut tercatat di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya maupun di jajaran polres.

Posko pengaduan dibuka melalui akun Instagram resmi Ditreskrimum Polda Metro Jaya, layanan panggilan darurat Polri di nomor 110, serta posko pengaduan langsung di kantor Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Dalam perkara ini, penyidik menjerat para tersangka dengan Pasal 372 dan Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penggelapan dan penipuan, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. Selain itu, penyidik juga terus melakukan penelusuran aset milik para tersangka.

“Selain penerapan pasal 372 dan 378 KUHP, kami juga terus mengembangkan penyidikan dengan melakukan asset tracing terhadap yang bersangkutan,” ujarnya.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Utara telah lebih dulu menetapkan dua tersangka, yakni perempuan berinisial A dan pria berinisial D, dalam kasus dugaan penipuan jasa penyelenggara pernikahan tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, mengatakan bahwa tersangka A berperan sebagai penanggung jawab utama kegiatan usaha, sementara tersangka D membantu pelaksanaan operasional.

“Kedua tersangka bukan pasangan suami istri, melainkan pemilik usaha dan pegawai,” kata Erick di Jakarta, Selasa (9/12) dilansir Antara.

Sementara itu, tiga orang lainnya masih menjalani pemeriksaan dengan status sebagai saksi. (aro)

Tags: Ditreskrimum Polda Metro Jayapenipuanwedding organizer

Berita Terkait.

Perkuat Layanan Wholesale Banking, BRI Luncurkan Qlola Mobile
Megapolitan

Peringatan Dini BMKG, Waspadai Potensi Hujan di Jakarta Akhir Pekan Ini

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:35
boncos
Megapolitan

Penggerebekan Kampung Boncos: 3 Orang Ditangkap, Sajam dan Sabu Disita

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:06
strada
Megapolitan

5 Siswa SMK Strada 1 Rampungkan Magang Empat Bulan di BumiMas Permata Group

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 04:04
Heboh ‘Mahasiswa’ Gadungan di Acara Sumpah Pemuda, Mabes Polri Bilang Begini
Megapolitan

Heboh ‘Mahasiswa’ Gadungan di Acara Sumpah Pemuda, Mabes Polri Bilang Begini

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:15
Minerba Convex 2026 Jadi Ajang Kolaborasi Pemerintah dan Pelaku Industri Tambang
Megapolitan

Normalisasi Kali Mampang Dikebut, Pramono Yakin Banjir Jakarta Berkurang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14
Cenderung Teduh, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini
Megapolitan

Cenderung Teduh, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:53

OLAHRAGA

Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar
Olahraga

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Editor Nasuha
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13

INDOPOSCO.ID - Gelandang Persija Jakarta Stjepan Loncar mengingatkan timnya untuk mewaspadai tren positif Dewa United menjelang laga pekan kedelapan Super...

SelengkapnyaDetails
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5157 shares
    Share 2063 Tweet 1289
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1152 shares
    Share 461 Tweet 288
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1004 shares
    Share 402 Tweet 251
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1267 shares
    Share 507 Tweet 317
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    989 shares
    Share 396 Tweet 247
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.