• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bangun Karakter Anak, Gerakan 7 KAIH Butuh Kolaborasi 4 Pilar Ekosistem Pendidikan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:24
in Nasional
WhatsApp Image 2025-12-13 at 10.19.06

Kepala Pusat Penguatan Karakter, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI Rusprita Puteri Utami, dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (13/12/2025). Foto: Nasuha/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Isu pengasuhan dan karakter anak bisa diselesaikan secara kolaborasi. Baik itu pemerintah, orang tua dan berbagai organisasi terkait lainnya.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Pusat Penguatan Karakter (Puspeka), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Rusprita Puteri Utami ditemui INDOPOSCO di sela-sela acara diskusi di Jakarta, Sabtu (13/12/2025).

BacaJuga:

9 WNI yang Diculik Israel Akhirnya Bebas, Menlu: Mereka Segera Pulang

Semangat Harkitnas, Menteri PANRB: Perkuat Manfaat Digital dengan Cerdas dan Bijak

Pemerintah Pastikan Proses Pemulangan 9 WNI ke Tanah Air

Ia menuturkan, untuk mewujudkan generasi emas di 2045 nanti butuh komitmen pemerintah pada penguatan karakter anak. Salah satunya masuk dalam delapan program Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Dari 8 Asta Cita, 4 di antaranya komitmen pemerintah pada penguatan karakter anak. Baik Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) hingga pencegahan penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.

Namun, Rusprita mengaku, program penguatan karakter saat ini menghadapi tantangan luar biasa. Terutama pada generasi Alpha dan Beta yang terpapar tsunami informasi dari gadget dan media sosial (medsos).

“Teknologi memberikan kemudahan dalam kehidupan, itu mungkin dari sisi positif,” ungkapnya.

“Tapi dari sisi negatif, banyak anak-anak kita terjerat judi online (Judol), adiksi gawai dan game online,” sambungnya.

Rusprita menyebut, tidak sedikit anak dengan adiksi game online berat masuk rumah sakit jiwa. Dan yang mengawatirkan lagi paparan pornografi lebih merusak sel otak dari pada bahaya narkotika.

“Ini tantangan pendidikan, ada 4 pilar dalam ekosistem yang harus sinkron untuk mewujudkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH). Baik itu keluarga, sekolah, masyarakat dan media,” terangnya.

Lebih jauh Rusprita mengungkapkan, 7 KAIH merupakan aktivitas biasa yang memiliki tujuan pembentukan karakter anak. Dan tentunya program tersebut harus ditanamkan konsisten kepada anak.

“7 KAIH akan membentuk karakter disiplin pada anak, menumbuhkan empati dan merawat kesehatan fisik serta mental anak,” ujarnya.

“Kebiasaan itu harus konsisten dan ada kolaborasi dalam ekosistem pendidikan. Tugas guru dan orang tua harus menjadi teladan. Seperti bangun pagi dan tidak telat datang ke sekolah,” imbuhnya.

Rusprita menegaskan, gerakan 7 KAIH telah diperkuat oleh surat edaran (SE) 3 Menteri, yakni Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Menteri Agama (Menag) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Di dalamnya ada 3 hal, 7 kebiasaan, pagi ceria (senam anak Indonesia hebat, lagu kebangsaan dan doa bersama),” katanya.

“Dan olahraga menjadi laporan merah, karena banyak anak ada kecenderungan rebahan dan bermain gadget. Ini menunjukkan kebugaran anak itu menjadi masalah saat ini,” sambungnya. (nas)

Tags: 7 KAIHekosistem pendidikanKemendikdasmenPenguatan Karakter

Berita Terkait.

menlu
Nasional

9 WNI yang Diculik Israel Akhirnya Bebas, Menlu: Mereka Segera Pulang

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:06
rini
Nasional

Semangat Harkitnas, Menteri PANRB: Perkuat Manfaat Digital dengan Cerdas dan Bijak

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:05
wni
Nasional

Pemerintah Pastikan Proses Pemulangan 9 WNI ke Tanah Air

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:10
imin
Nasional

Rangkaian Puncak Haji di Armuzna Berjalan Lancar, Begini Harapan Cak Imin

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:48
sugiono
Nasional

9 WNI yang Diculik Israel Bebas, Menlu: Terima Kasih kepada Masyarakat dan DPR

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:33
atr
Nasional

Bergabung dalam Satgas PKH, Kementerian ATR/BPN Kawal Kepastian Hukum dan Tata Kelola Kawasan Hutan

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:13

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2825 shares
    Share 1130 Tweet 706
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1218 shares
    Share 487 Tweet 305
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,4 Guncang Trenggalek di Jawa Timur

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    828 shares
    Share 331 Tweet 207
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.