• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Responsible Mining di Sultra, Temuan Penelitian Ungkap Tantangan Tata Kelola Nikel

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 12 Desember 2025 - 09:29
in Nasional
sultra

Para narasumber memaparkan hasil riset Responsible Mining yang mengungkap tantangan lingkungan, sosial, dan kebijakan dalam industri nikel di Sulawesi Tenggara, pada Kamis (11/12/2025). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebagai salah satu pusat produksi nikel terbesar di Indonesia, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menjadi sorotan setelah rangkaian temuan baru memetakan secara gamblang tantangan praktik pertambangan yang jauh dari prinsip keberlanjutan.

Sultra kembali menjadi sorotan setelah Diseminasi dan Seminar Publik Responsible Mining yang diselenggarakan Universitas Halu Oleo (UHO) bersama SETARA Institute dan Sustainable & Inclusive Governance Initiative (SIGI Initiative) mengungkap sejumlah temuan penting terkait praktik pertambangan nikel di Konawe dan Konawe Utara.

BacaJuga:

Ketua DPD RI Dorong Koridor Ekonomi Sumatera Terintegrasi

Helikopter Dauphin Tiba di Pantai Carita, Perkuat Pencarian Jurnalis di Selat Sunda

BNPB Klaim Pemadaman Karhutla Gambut Capai 100 Hektare per Hari

Penelitian ini mengacu pada Responsible Mining Index (RMI) 2022, UN Guiding Principles on Business and Human Rights (UNGPs), dan Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA), serta Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2023.

Guru Besar UHO sekaligus Ketua Tim Peneliti, Yani Taufik, menegaskan bahwa dominasi Indonesia terhadap 62 persen pasokan nikel global tidak sebanding dengan risiko sosial dan ekologis yang mengemuka.

“Potensi ekonomi nikel itu luar biasa, tetapi risikonya juga sangat besar,” ujar Yani, pada Kamis (11/12/2025).

“Temuan kami menunjukkan masalah serius pada lingkungan, keselamatan pekerja, dan rendahnya akuntabilitas bisnis.” lanjutnya.

Penelitian dengan metode campuran ini menelaah lima perusahaan tambang di Blok Mandiodo dan dua smelter, PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) serta PT Obsidian Stainless Steel (OSS), di Kecamatan Morosi.

Salah satu temuan utama adalah koherensi kebijakan yang semakin regresif akibat pemusatan perizinan melalui Online Single Submission (OSS) dalam Undang-Undang Cipta Kerja. Pemerintah daerah kehilangan ruang pengawasan, sementara partisipasi masyarakat menyempit. Yani juga menyoroti Pasal 162 Undang-Undang Minerba yang berpotensi menjadi pasal Strategic Lawsuit Against Public Participation (SLAPP).

“Pasal ini bisa disalahgunakan untuk mempidanakan warga yang ingin mengawasi aktivitas tambang,” jelasnya.

Sementara itu, Peneliti SETARA Institute–SIGI Initiative, Nabhan Aiqani, menyebut hampir semua perusahaan tidak memiliki kebijakan antikorupsi, standar rantai pasok, maupun pedoman HAM.

“Sosialisasi kepada masyarakat hampir tidak dilakukan. Tumpang tindih izin terus memicu konflik,” kata Nabhan.

Program CSR/PPM juga dinilai seremonial dan tidak berdasarkan kebutuhan warga, sementara pemerintah daerah tidak mengetahui secara pasti pemegang izin karena sistem OSS yang terpusat.

Penelitian mencatat nelayan kehilangan ruang tangkap akibat sedimentasi dan pencemaran pesisir, sementara luas sawah produktif turun drastis dari 5.000 hektare menjadi 1.500 hektare. Meningkatnya kasus ISPA, iritasi kulit, serta debu merah turut melanda wilayah sekitar tambang dan sekolah. Tradisi lokal seperti metanduale ikut hilang.

“Pada sektor ketenagakerjaan, ditemukan pekerja anak, lemahnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3), kecelakaan fatal yang tak dilaporkan, serta dominasi pekerja luar daerah. Sistem kontrak dan outsourcing mendominasi tanpa pelatihan memadai,” ungkap Nabhan.

Di aspek lingkungan, seluruh lokasi penelitian mencatat pencemaran air, laut, dan debu, sedimentasi tak terkendali, serta reklamasi yang tidak berjalan. Dinas Lingkungan Hidup Konawe menemukan cemaran berbahaya di sekitar area smelter.

Adapun akses publik terhadap informasi dasar, mulai dari batas Wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP), Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), hingga hasil pemantauan kualitas air dan Udara nyaris tidak ada. Tidak tersedia hotline, mekanisme keluhan, ataupun petugas penghubung masyarakat.

Hal senada disampaikan Direktur Eksekutif SETARA Institute, Halili Hasan. Ia menegaskan perlunya revisi kebijakan, transparansi industri ekstraktif, dan penerapan uji tuntas HAM secara mandatori.

“Pemerintah pusat harus memperkuat koherensi kebijakan dan memastikan uji tuntas HAM berjalan,” ucap Halili.

Ia juga merekomendasikan pembentukan task force pengawasan di Morosi dan Mandiodo. Pemerintah daerah diminta memulihkan fungsi pengawasan, meninjau izin berdasarkan standar responsible mining, dan membentuk kantor pengaduan lokal.

“Organisasi masyarakat sipil didorong memperkuat pemantauan, sementara perguruan tinggi diminta menyusun pedoman ilmiah untuk rehabilitasi dan sedimentasi,” tambahnya.

Melalui rangkaian temuan tersebut, kegiatan diseminasi menegaskan urgensi pembenahan menyeluruh dalam tata kelola pertambangan nikel di Sultra, khususnya di Morosi sebagai pusat smelter dan Mandiodo sebagai wilayah tambang.

Perbaikan sistemik ini dinilai penting agar tata kelola pertambangan di kedua lokasi dapat sejalan dengan prinsip pertambangan yang bertanggung jawab, sekaligus menjamin perlindungan lingkungan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. (her)

Tags: nikelsulawesisultra

Berita Terkait.

Ketua DPD RI Dorong Koridor Ekonomi Sumatera Terintegrasi
Nasional

Ketua DPD RI Dorong Koridor Ekonomi Sumatera Terintegrasi

Sabtu, 12 September 2026 - 12:05
Helikopter Dauphin Tiba di Pantai Carita, Perkuat Pencarian Jurnalis di Selat Sunda
Nasional

Helikopter Dauphin Tiba di Pantai Carita, Perkuat Pencarian Jurnalis di Selat Sunda

Sabtu, 12 September 2026 - 10:45
BNPB Klaim Pemadaman Karhutla Gambut Capai 100 Hektare per Hari
Nasional

BNPB Klaim Pemadaman Karhutla Gambut Capai 100 Hektare per Hari

Sabtu, 12 September 2026 - 10:39
Akhmad Wiyagus
Nasional

Kemendagri Dorong RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Selaras dengan Kebutuhan Daerah

Sabtu, 12 September 2026 - 07:29
Bima Arya
Nasional

Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem Ekonomi

Sabtu, 12 September 2026 - 07:17
ara
Nasional

Imbangi Beban Kerja Program Perumahan, Kementerian PKP Siapkan Penguatan Organisasi

Sabtu, 12 September 2026 - 06:06

OLAHRAGA

Hadapi Persib di GBK, Shin Tae-yong Targetkan Kemenangan untuk Jakmania
Olahraga

Hadapi Persib di GBK, Shin Tae-yong Targetkan Kemenangan untuk Jakmania

Editor Ali Rachman
Sabtu, 12 September 2026 - 11:37

INDOPOSCO.ID - Duel panas sarat gengsi mempertemukan Persija Jakarta kontra Persib Bandung pada pekan ke-2 Super League 2026/2027 di Stadion...

SelengkapnyaDetails
Hasil Liga Champions: Bayern-MU Menang Telak, Como Ukir Debut Manis

Hasil Liga Champions: Bayern-MU Menang Telak, Como Ukir Debut Manis

Jumat, 11 September 2026 - 08:50
Esports Indonesia Bidik Emas di Asian Games 2026, 8 Nomor Siap Tempur

Esports Indonesia Bidik Emas di Asian Games 2026, 8 Nomor Siap Tempur

Jumat, 11 September 2026 - 02:21
lc

Hasil Liga Champions: PSG-Barca Berpesta, Liverpool Bangkit di Anfield

Kamis, 10 September 2026 - 10:50
bowo

Asian Games 2026: Selain Bonus Menggiurkan, Prabowo Janjikan Karier Atlet Berprestasi Dipacu

Kamis, 10 September 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • bc3

    Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    924 shares
    Share 370 Tweet 231
  • Gempa Susulan Berturut-turut Getarkan Bandung Pagi Ini, Kedalaman Hiposenter 2 Km

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Melanjutkan Amanah Nahdliyyin Betawi: dari Muktamar 1933 Batavia Menuju Jakarta Kota Global

    654 shares
    Share 262 Tweet 164
  • Bea Cukai Kediri Amankan 804 Ribu Batang Rokok Ilegal yang Disembunyikan di Balik Karung Garam

    653 shares
    Share 261 Tweet 163
  • Tekan Ikan Terbuang hingga 20 Persen, Rantai Dingin Portable Jadi Kunci Ekosistem KNMP

    650 shares
    Share 260 Tweet 163
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.