• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

BAM DPR RI: Diversifikasi dan Inovasi Pertanian Jadi Kunci Kedaulatan Pangan Nasional

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 9 Desember 2025 - 16:06
in Nasional
bam

Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, Ahmad Heryawan saat mengikuti kegiatan Festival Aspirasi Badan Aspirasi Masyarakat di PT Pupuk Kujang, Karawang, Jawa Barat, Senin (8/12/2025). Foto: DPR RI RI.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, Ahmad Heryawan, menegaskan bahwa masa depan kedaulatan pangan Indonesia harus dibangun melalui kemandirian, diversifikasi, dan inovasi berkelanjutan.

Kang Aher, sapaannya, mengatakan, tema besar kegiatan yang mengangkat isu kedaulatan pangan, diversifikasi, dan inovasi pangan berkelanjutan sangat sesuai dengan karakter Karawang yang menjadi produsen beras terbesar kedua di Jawa Barat, bahkan nasional, setelah Kabupaten Indramayu.

BacaJuga:

SHARP Kenalkan AIREST, Inovasi AC dengan Teknologi Penyaring Udara Terintegrasi

490 Pemda Dapat Suntikan Dana, Gaji ASN dan PPPK Jadi Prioritas

Menko Polkam Buka Suara Soal Fenomena Pagar Tinggi di Mal Besar

“Tema ini sangat relevan. Karawang adalah daerah penghasil pangan utama, sehingga pembahasan soal kemandirian dan kedaulatan pangan sangat tepat dilakukan di sini,”ujarnya di Karawang, Jawa Barat, dikutip Selasa (912/2025).

Menurutnya, kedaulatan pangan memiliki makna bahwa kebutuhan pangan harus dipenuhi dari produksi domestik. Ia menekankan bahwa impor hanya dapat dilakukan jika komoditas tersebut tidak bisa dihasilkan di Indonesia.

“Pangan tropis seharusnya bisa kita penuhi sendiri. Kalau pun ada impor, itu mestinya hanya untuk komoditas yang tidak tumbuh di negeri kita,” ucapnya.

Dalam diskusi tersebut, ia juga menyoroti pentingnya diversifikasi pangan. Mantan Gubernur Jawa Barat ini juga menjelaskan bahwa kebutuhan karbohidrat tidak harus bergantung pada beras, karena Indonesia memiliki berbagai sumber karbohidrat lain seperti jagung, singkong, dan talas. Di sisi lain, kebutuhan protein juga harus diperhatikan.

“Karawang berbatasan langsung dengan laut, sehingga protein hewani dari ikan baik air tawar maupun laut harus menjadi bagian penting dari pola pangan nasional,” ujarnya.

Legislator Dapil Jabar II ini juga menegaskan bahwa inovasi merupakan faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Ia menyebut bahwa melalui teknologi yang tepat, hasil panen dapat meningkat signifikan.

“Kalau biasanya satu hektare bisa menghasilkan 6–8 ton, dengan pendekatan teknologi bisa kita dorong menjadi 8–12 ton per hektare. Inilah tujuan inovasi,” tegasnya.

Dalam sesi dialog, para petani menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka hadapi. Salah satu yang paling sering muncul adalah ketidakpastian layanan irigasi.

“Irigasi adalah syarat mutlak ketahanan pangan. Mereka mengusulkan agar sistem irigasi primer, sekunder, hingga tersier dapat berjalan terpadu agar tidak ada gagal panen.”

Selain itu, banjir menjadi masalah serius bagi petani Karawang. Banyak dari mereka kehilangan hasil panen bukan karena kekurangan air, tetapi justru karena kelebihan air akibat banjir.

“Sedimentasi sungai, pengelolaan hulu di Bogor dan Bandung, hingga reforestasi hutan semuanya berkaitan erat dengan ketahanan pangan,” tambahnya.

Keluhan lain yang disampaikan petani adalah kebutuhan alat mesin pertanian (alsintan) modern untuk mempercepat dan memperluas proses pengolahan lahan. Heryawan menegaskan bahwa modernisasi pertanian adalah keharusan.

“Kita ingin ketahanan pangan selaras dengan kesejahteraan petani. Kalau harga tidak berpihak, khawatir generasi muda enggan menjadi petani,” jelasnya.

Semua aspirasi yang terkumpul dalam Festival Aspirasi ini, menurut Ketua Badan Aspirasi Masyarakat tersebut, telah dicatat oleh tim tenaga ahli BAM DPR RI. Selanjutnya, seluruh masukan tersebut akan diklasifikasikan dan diteruskan kepada pimpinan untuk diproses oleh komisi-komisi terkait.

“Sebagian akan ditangani oleh kementerian dan pemerintah provinsi, sementara lainnya menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Karawang. Semua aspirasi ini penting untuk ditindaklanjuti,” tutup Aher. (dil)

Tags: Ahmad HeryawanBAMDPR RI

Berita Terkait.

Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Pemangku Kepentingan
Nasional

SHARP Kenalkan AIREST, Inovasi AC dengan Teknologi Penyaring Udara Terintegrasi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:43
490 Pemda Dapat Suntikan Dana, Gaji ASN dan PPPK Jadi Prioritas
Nasional

490 Pemda Dapat Suntikan Dana, Gaji ASN dan PPPK Jadi Prioritas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:23
Menko Polkam Buka Suara Soal Fenomena Pagar Tinggi di Mal Besar
Nasional

Menko Polkam Buka Suara Soal Fenomena Pagar Tinggi di Mal Besar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:13
Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Pemangku Kepentingan
Nasional

Mendagri Siapkan 3 Langkah sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:03
Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Pemangku Kepentingan
Nasional

Wamendagri Ribka Ingatkan Pemda se-Tanah Papua Salurkan Dana Otsus Tahap II Tepat Sasaran

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:53
Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Pemangku Kepentingan
Nasional

Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Pemangku Kepentingan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:43

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2110 shares
    Share 844 Tweet 528
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1691 shares
    Share 676 Tweet 423
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1531 shares
    Share 612 Tweet 383
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.